Page 217 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 217
uang pesangon sebesar satu bulan upah, hingga masa kerja delapan tahun atau lebih
dengan uang pesangon sebesar sembilan bulan upah. Sementara di ayat (3),
perhitungan uang penghargaan masa kerja berkurang, dari maksimal 10 bulan menjadi
maksimal 8 bulan.
Hak pekerja yang di PHK untuk mendapatkan pengantian hak juga dihilangkan, sebab
dalam RUU Cipta Kerja Pasal 156 ayat (1) hanya disebutkan bahwa dalam hal terjadi
pemutusan hubungan kerja, pengusaha hanya wajib membayar uang pesangon
dan/atau uang penghargaan masa kerja. Sementara itu di UU Ketenagakerjaan, dalam
hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha diwajibkan membayar uang
pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang
seharusnya diterima.
Selain itu, RUU Cipta Kerja juga menghapus ketentuan pasal Ketentuan Pasal 163, Pasal
164, Pasal 166, Pasal 167, Pasal 169, dan Pasal 172 UU yang di dalamnya mengatur
ketentuan pemberian uang pesangon dua kali lipat. Bila mengacu pada UU Cipta Kerja,
uang pesangon yang diterima pekerja yang terkena PHK maksimal 17 bulan.
Meskipun lebih rendah, RUU Cipta Kerja menambahkan jaminan sosial untuk buruh
yang di-PHK, antara lain Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Susiwijono menjelaskan, di
dalam program ini Pemerintah akan memberikan pelatihan, memberi uang saku selama
6 bulan, serta job placement . Program ini khusus untuk karyawan yang perusahaannya
bangkrut atau terkena PHK dan aktif membayar BPJS Ketenagakerjaan.
Ditegaskan Susiwijono, Jaminan Kehilangan Pekerjaan ini juga tidak menggantikan
jaminan sosial yang lain seperti Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja,
Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kematian, melainkan sebagai
pelengkap. Selain itu, manfaat ini juga bisa didapatkan tanpa perlu menambah iuran
BPJS Ketenagakerjaan.
Di dalam RUU Cipta Kerja Pasal 92 juga diatur mengenai pemberian sweetener atau
bonus yang dalam RUU ini disebut Penghargaan Lainnya. Bonus yang diterima mulai
dari satu kali upah untuk pekerja yang memiliki masa kerja kurang dari tiga tahun,
hingga lima kali upah untuk pekerja yang memiliki masa kerja 12 tahun atau lebih.
Dalam RUU Cipta Kerja disebutkan, pemberian penghargaan lainnya ini diberikan untuk
satu kali dalam jangka waktu paling lama satu tahun sejak Undang-Undang ini mulai
berlaku. Namun ketentuan mengenai penghargaan lainnya ini tidak berlaku bagi usaha
mikro dan kecil, tetapi khusus kepada perusahaan-perusahaan menengah ke atas.
Page 216 of 223.

