Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 28

Title          OMNIBUS LAW CIPTA KERJA PERLU KEHATI-HATIAN
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      23 Februari 2020
                              https://mediaindonesia.com/read/detail/291836-omnibus-law-cipta-kerja- perlu-kehati-
               Page/URL
                              hatian
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               RANCANGAN Undang-Undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja dinilai baik
               untuk mempercepat masuknya investasi asing ke Indonesia guna mendongkrak
               pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan berada di kisaran 7%.

               "Kalau dilihat, RUU ini memang ingin memangkas birokrasi yang memperlambat
               pertumbuhan ekonomi dan itu baik," kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan
               Hidup Indonesia, Nur Hidayati, dalam diskusi publik bertajuk Mengapa Bingung pada
               Omnibus Law? di Jakarta, kemarin.

               Namun, ia berharap pemerintah tidak mengubah substansi atau asas-asas mendasar
               dalam meningkatkan pertumbuban ekonomi. "Namun, jangan mengubah
               substansinya, asas-asas yang mendasar yang enggak boleh diubah," tukasnya.

               Pandangan senada dilontarkan pengamat hukum Andi Syafrani. Dia menilai
               pemangkasan proses yang menghambat percepatan berinvestasi merupakan hal
               baik. "Ini kan (RUU Cipta Kerja), berkejaran dengan ekonomi yang sedang
               melambat. Apalagi di luar sana ada raksasa baru yang sedang hilang, yaitu
               Tiongkok. Singapura juga sedang terbatuk batuk, kemudian kita harus bergerak
               cepat. Caranya, undang-undang kita satukan saja demi memangkas hal-hal yang
               selama ini menghambat percepatan proses investasi," ucapnya.

               Kendati demikian, ia meminta pemerintah untuk berhati-hati pada omnibus law yang
               memiliki scope terlalu luas karena bisa tumpang tindih dengan peraturan lainnya.

               Ahli hukum tata negara Bivitri Susanti pun menilai pemotongan alur birokrasi untuk
               peningkatan ekonomi memang baik. Namun, pemerintah tidak bisa menyelesaikan
               permasalah itu dengan jalan pintas melalui omnibus law.

               "Siapa sih yang enggak senang kalau ada pertumbuhan ekonomi? Memang sering
               disampaikan dalam diskusi publik bahwa tujuan RUU Cipta Kerja memang untuk
               menaikkan pertumbuhan ekonomi dengan asumsi pertumbuhan itu dapat dicapai
               dengan adanya lapangan kerja yang lebih luas." Namun, masalahnya, kata dia,
               apakah betul cara untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hanya dengan omnibus
               law, terutama RUU Cipta Kerja karena ada masalah lain seperti kapasitas
               kelembagaan pelaksana dan perizinan. "Kenapa itu tidak dibenahi dulu?" tukasnya.





                                                       Page 27 of 223.
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33