Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 31
Title BURUH ANGGAP HAK CUTI PANJANG TERANCAM HILANG DI RUU CIPTA KERJA
Media Name tempo.co
Pub. Date 23 Februari 2020
https://bisnis.tempo.co/read/1311060/buruh-anggap-hak-cuti-panjang-ter ancam-hilang-
Page/URL
di-ruu-cipta-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menganggap hak
cuti panjang bagi para pekerja terancam hilang dengan adanya Rancangan Undang-
Undang atau RUU Cipta Kerja. Hak cuti yang dimaksud adalah istirahat panjang
selama dua bulan setiap kelipatan enam tahun masa kerja.
"Dalam RUU Cipta Kerja, perusahaan dapat memberikan cuti panjang yang diatur
dalam perjanjian kerja atau peraturan perusahaan," kata Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam keterangan di Jakarta, Minggu,
23 Februari 2020.
Dengan penggunaan kata "dapat" ini, kata Iqbal, maka cuti panjang bukan lagi
kewajiban pengusaha. Sehingga jika pengusaha tidak bersedia memberikan cuti
panjang atau tidak mengaturnya dalam perjanjian kerja bersama, maka buruh akan
kehilangan hak ini.
Sebelumnya, pemerintah telah menyerahkan draf RUU Cipta Kerja ini ke DPR pada
12 Februari 2020. Tak lama setelah itu, sejumlah organisasi profesi pun menolak
sejumlah pasal yang ada di dalamnya. Mulai dari serikat buruh hingga aliansi
jurnalis.
Iqbal lalu membandingkan aturan di RUU Omnibus Law ini dengan Undang-Undang
Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.Dalam Pasal 79 ayat 1 disebutkan
bahwa pengusaha wajib memberi cuti kepada pekerja. Dalam ayat 2, salah satu
jenis cuti yang dimaksud adalah cuti panjang 2 bulan yang dimaksud oleh Iqbal.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah belum memberikan klarifikasi atas perubahan
redaksional untuk pemberian hak cuti panjang dalam RUU Cipta Kerja ini. Tiga hari
sebelumnya, Ida hanya mengatakan bahwa jika ada ketentuan yang tidak diatur
dalam RUU ini, maka aturan dalam UU Ketenagakerjaan masih akan berlaku.
Page 30 of 223.

