Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 33

Title          RUU OMNIBUS LAW: LIBUR CUMA SEHARI DALAM SEMINGGU?
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      23 Februari 2020
                              https://money.kompas.com/read/2020/02/23/123616826/ruu-omnibus-law-lib ur-cuma-
               Page/URL
                              sehari-dalam-seminggu
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               JAKARTA, - Beleid RUU Omnibus Law telah diserahkan pemerintah untuk dibahas
               DPR. RUU Omnibus Cipta Kerja jadi rancangan regulasi yang paling sering
               diperdebatkan. Salah satu yang disoroti kalangan pekerja yakni beleid tentang
               kewajiban bagi pengusaha yang memberi waktu istirahat atau hari libur minimal
               satu hari dalam seminggu.

               Disebutkan dalam Pasal 79, berbunyi waktu istirahat antara jam kerja, minimal
               setengah jam setelah bekerja selama 4 jam terus menerus. Istirahat ini tidak
               termasuk jam kerja. Lalu di poin selanjutnya disebutkan, istirahat mingguan 1 hari
               untuk 6 hari kerja dalam seminggu.

               Sementara jika mengacu pada UU Nomor 13 Tahun 2003, tertulis jatah istirahat
               mingguan bisa 1 hari untuk 6 hari kerja atau 2 hari untuk 5 hari kerja dalam
               seminggu.

               Untuk pengaturan cuti, tak ada perbedaan yang diatur dalam Omnibus Cipta Kerja
               dengan UU Nomor 13 Tahun 2003. Dimana hak cuti diberikan untuk pekerja paling
               sedikit 12 hari setelah yang bersangkutan bekerja selama 12 bulan secara terus
               menerus.

               Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah berencana menghapuskan, mengubah, dan
               menambahkan pasal terkait dengan UU Ketenagakerjaan.

               Selain soal hari libur, pemerintah berencana mengubah skema pemberian uang
               penghargaan kepada pekerja yang terkena PHK. Besaran uang penghargaan
               ditentukan berdasarkan lama karyawan bekerja di satu perusahaan.

               Namun, jika dibandingkan aturan yang berlaku saat ini, UU Nomor 13 Tahun 2003
               tentang Ketenagakerjaan, skema pemberian uang penghargaan RUU Omnibus Law
               Cipta Kerja justru mengalami penyusutan.

               Di dalam omnibus law , pemerintah juga berencana menghapus skema pemutusan
               hubungan kerja (PHK), dimana ada penghapusan mengenai hak pekerja
               mengajukan gugatan ke lembaga perselisihan hubungan industrial.

               Melalui draf RUU ini juga, pemerintah berencana mewajibkan perusahaan besar
               untuk memberikan bonus kepada pekerjanya. Aturan mengenai pemberian gaji ini
               diatur dalam Pasal 92 tentang penghargaan lainnya.



                                                       Page 32 of 223.
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38