Page 630 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 DESEMBER 2021
P. 630
Terkait alasan pandemi Covid 19, sebut Wrlly, ingat hampir 75 persen buruh di berbagai daerah
di Indonesia Tahun 2021 ini tidak naikupahnya sama sekali, kalau pun sisanya yang naik tidak
lebih dari 5 persen.
"Saya ambil contoh di Sumut karena alasan pandemi demi mementingkan pengusaha, Gubernur
Sumut lidy Rahmayadi, atas surat edaran Menaker Ida Fauziyah, yang mengatakan UMP Tahun
2021 sama dengan Tahun 2020 atau tidak naik, bukan hanya UMP bahkan UMK di 32
Kabupaten/Kota di Sumut tidak mengalami kenaikan sama sekali, hanya Kota Medan yang
mengalami naik 33 persen 1 lal yang sama dialami daerah lain di Imbnesia.
Nah, kurang sabar apalagi buruh untuk menalian penderitaannya," imbuhnya.
Willy juga berharap agar Presiden Jokowi terbuka pintu hatinya, dan semoga kaum buruh bersatu
untuk membuat perubahanya sendiri 'Tidak mungkin kami minta lagi Bahlil ngomong jiwa besar
pengusaha, karena dia bagian dari pengusaha itu juga. Semoga Pak Jokowi dapat hidayah untuk
dapat merasakan penderitaan kaum buruh dan rakyat Indonesia. Jangan hanya selalu pidato
atas kepentingan dunia usaha dan investasi saja. Ingat pak, kedaulatan itu ada di tangan
rakyatmu, sejahterahkanlah buruhmu dan rakyat yang memilihmu kemarin, atau minimal
berbuat adillah, bukan hanya untuk pengusaha. Dan semoga ke depan seluruh buruh di
Indonesia dapat bersatu untuk merubah nasibnya sendiri melalui perjuangan politik kaum buruh,
yaitu merebut kekuasaan secara konstitusional," pungkasnya. (gus/dwi)
caption- AKSI: Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo saat melakukan aksi di depan Kantor
Gubsu menolak upah murah di Sumut, beberapa waktu lalu.
629

