Page 633 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 DESEMBER 2021
P. 633

Ringkasan

              Menaker  Ida  Fauziyah  mengatakan,  peraturan  pelaksanaan  klaster  ketenagakerjaan  yang
              menjadi mandat UU Cipta Kerja telah selesai dan diterbitkan sebelum putusan MK diumumkan.
              Proses pengambilan kebijakan ketenagakerjaan saat ini harus tunduk pada aturan tersebut, tidak
              terkecuali mengenai pengupahan.



              MENAKER: PENGAMBILAN KEBIJAKAN SOAL PENGUPAHAN SESUAI DENGAN
              MANDAT UU CIPTA KERJA

              Menaker  Ida  Fauziyah  mengatakan,  peraturan  pelaksanaan  klaster  ketenagakerjaan  yang
              menjadi mandat UU Cipta Kerja telah selesai dan diterbitkan sebelum putusan MK diumumkan.
              Proses pengambilan kebijakan ketenagakerjaan saat ini harus tunduk pada aturan tersebut, tidak
              terkecuali mengenai pengupahan.

              "Dengan  dinyatakan  masih  berlakunya  UU  Cipta  Kerja  oleh  MK,  sebagaimana  yang  telah
              disampaikan  presiden  beberapa  waktu  yang  lalu,  seluruh  materi  dan  substansi  serta  aturan
              sepenuhnya tetap berlaku tanpa ada satu pasal pun yang dibatalkan oleh MK. Atas dasar itu,
              berbagai  peraturan  pelaksana  UU  Cipta  Kerja  yang  telah  ada  saat  ini,  termasuk  pengaturan
              tentang pengupahan masih tetap berlaku," ujarnya, melaui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker,
              Kamis (2/12/2021).

              "Saya kembali meminta kepada semua pihak, khususnya para kepala daerah untuk mengikuti
              ketentuan pengupahan sebagaimana diatur dalam PP 36/2021. Saya juga mengingatkan bahwa
              dalam PP tersebut tidak hanya mengatur tentang UM saja, tetapi juga terkandung aturan struktur
              dan skala upah yang harus diimplementasikan oleh pengusaha," tegas Menaker.

              Ida  menambahkan,  terkait  dengan  UM  sendiri  merupakan  instrumen  jaring  pengaman  bagi
              pekerja/buruh yang tidak boleh dibayarkan upah/gajinya di bawah nilai UM yang berlaku pada
              satu wilayah. UM juga hanya berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja maksimal 12 bulan.

              Dalam pelaksanannya, UM tingkat provinsi atau UMP ditetapkan oleh gubernur setiap tahunnya.
              Gubernur juga dapat menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) dengan catatan rata-
              rata pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota dalam 3 tahun terakhir, lebih tinggi dari rata-rata
              pertumbuhan  ekonomi  provinsi,  atau  nilai  pertumbuhan  ekonomi  dikurangi  inflasi
              kabupaten/kota yang bersangkutan selama 3 tahun terakhir selalu positif dan lebih tinggi dari
              provinsi.

              Selanjutnya dalam penetapan UMK, gubernur dapat meminta pertimbangan Dewan Pengupahan
              Provinsi. UMK tersebut ditetapkan setelah UMP ditetapkan dan harus lebih tinggi dari UMP. Jika
              syarat tidak terpenuhi, maka Gubernur tidak dapat menetapkan UMK.

              "Formula UMP dan UMK pada PP 36/2021 ditujukan agar kesenjangan upah minimum antar
              wilayah,  baik  antar  Provinsi  maupun  antar  Kabupaten/Kota  tidak  semakin  melebar.  Kita
              optimistis, dengan mengatasi jurang kesenjangan ini, daya saing akan terungkit, iklim investasi
              dan dunia usaha kian bergairah yang berdampak pada penciptaan dan perluasan kesempatan
              kerja. Ujungnya, tentu kembali pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
              Terakhir, Menaker menegaskan, mediator hubungan industrial dan pengawas ketenagakerjaan
              berkomitmen dalam mengawal pelaksanaan UM 2022 maupun penerapan struktur skala upah
              (SUSU)  di  perusahaan.  Mediator  akan  membantu  serta  memfasilitasi  penyusunan  SUSU,
              sedangkan pengawas harus siap melakukan monitoring dan penegakan hukum khususnya di
              bidang pengupahan.

                                                           632
   628   629   630   631   632   633   634   635   636   637   638