Page 628 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 DESEMBER 2021
P. 628

Adapun keenam daerah itu adalah Dairi, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Samosir; Nias Utara dan
              Nias Barat
              Karena tidak mengusulkan, maka keenam kabupaten itu menggunakan UMP Sumut 2022 sebagai
              UMK yang berlaku untuk tahun 2022. "Jadi UMK mereka di 2022 adalah sama dengan nilai UMP
              Sumut 2022," sebut Baharuddin.

              Lebih lanjut Bahar menyebutkan, UMK 2022 untuk 5 kabupaten/kota, sejauh ini belum diteken
              Gubernur.  Namun  3  daerah  yaitu  Simalungun,  Madina,  dan  Tanjung  balai  baru  saja
              menyampaikan usulan UMK 2022.

              Kesepakatan Bersama

              Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, pengesahan UMK Medan 2022 didasari pada
              proses musyawarah Dewan Pengupahan Kota (Depeko) yang sudah ditetapkan.
              "UMK Medan sudah diketuk dan disahkan naiksekitar 1,22 persen Kalau secara nilai ini di atas
              UMP(0,93 persen) yang sudah disahkan kemarin oleh Pemerintah Provinsi," kata Bobby, Kamis
              (2/12).

              Menurutnya, penetapan UMK tidak dilakukan secara sepihak, melainkan dengan melibatkan tiga
              pihak terkait yakni pemerintah, pengusaha dan serikat buruh yang tergabung di dalam dewan
              pengupahan. Untuk itu, Bobby mempertegas jika kenaikan UMK Medan 2022 merupakan hasil
              kesepakatan bersama.
              "Itukan hasil diskusi tentunya, hasil diskusi, bukan pemko pengennya segini itu apakah lebih
              rendah atau lebih tinggi, namun itu kesepakatan bersama. Jadi jangan bilang Pemko mau sekian,
              para serikat sekian, yang penting ini adalah kesepakatan dari Pemerintah Kota Medan dan serikat
              pekerja Hasilnya seperti itu, kenaikannya 1,22 persen," ujarnya.
              Menurut Bobby, kesepakatan yang diambil sudah sesuai dengan aturan, yakni sama atau lebih
              tinggi dari UMP. "Sehingga, diambil keputusan dari hasil pembahasan bersama perwakilan itu
              Kita putuskan UMK Medan naik sebesar 1,22 persen atau sebesar Rp40.778,08," katanya.

              Menurut Bobby, keputusan tersebut telah diambil dengan pertimbangan matang. Meski begitu
              Bobby mengakui, para buruh sebelumnya meminta agar UMK Medan naik sebesar 10 persen.

              Permintaan  buruh  tersebut  pun  telah  menjadi  masukan  saat  pembahasan  terkait  penetapan
              upah. Namun dalam hasil rapat pembahasan terakhir; UMK Medan final dinaikkan 1,22 persen.

              "Kalau  yang  demo  kemarin  banyakyang  menuntut  UMP,  bahkan  yang  demo  kemarin  ada
              sebagian minta di sebagian wilayah Deli Serdang, kan enggak mungkin wewenangnya ke kami,
              tentu kita tetap berlandaskan keputusan dewan pengupahan yang berkomunikasi dengan serikat
              pekerja hasilnya juga bersama kita sepakati," pungkasnya.

              Buruh Tolak UMK
              Sama seperti saat penetapan UMP 2022 lalu, penetapan UMK 2022 ini juga mendapat penolakan
              dari elemen buruh. Seperti yang disampaikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)
              Sumut  yang  menolak  tegas  kenaikan  UMK  Medan  yang  hanya  1,22  persen,  atau  sebesar
              Rp40.778,08.
              "Kami buruh di Medan sangat menyayangkan Wali Kota Medan menaikkan UMK-nya hanya 1,22
              persen  atau  hanya  naik  sebesar  Rp40.778,08,"  kata  Ketua  FSPMI  Sumut,  Willy  Agus  Utomo
              kepada Sumut Pos, Kamis (2/ 12).


                                                           627
   623   624   625   626   627   628   629   630   631   632   633