Page 640 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 DESEMBER 2021
P. 640

Dengan adanya keputusan MK tersebut, maka UU Nomor 11 Tahun 2020 dan PP Nomor 36
              Tahun  2021  tersebut  tidak  bisa  digunakan  sebagai  landasan  penetapan  UMK.  Seharusnya,
              Gubernur Jawa Tengah mempertimbangkan usulan atau masukan dari serikat pekerja atau buruh
              karena UMK ini ditetapkan untuk buruh.

              Apalagi dalam masukan itu telah disebutkan bahwa UU Nomor 11 Tahun 2020 dan PP Nomor 36
              Tahun 2021 tersebut telah ditangguhkan MK.

              “Lagi-lagi Jawa Tengah menetapkan upah paling rendah di Indonesia. Masyarakat Jawa Tengah
              perlu  prihatin,"  imbuhnya.  Divisi  Ketenagakerjaan  Aliansi  Jurnalis  Independen  (AJI)  Kota
              Semarang, Abdul Mughis juga menyayangkan keputusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
              dalam penetapan UMK 2022.

              "Ini jelas melukai hati rakyat, terutama buruh," ucapnya. Pihaknya juga mendorong Gubernur
              Jawa Tengah untuk segera merevisi keputusan tersebut agar kebijakan tersebut adil.

              "Saya teringat tagline Pak Ganjar di profil akun twitter-nya yang sungguh bijaksana "Tuanku ya
              Rakyat, Gubernur cuma mandat". Kalau rakyat menagih tagline itu tentu tidak salah," ujarnya.
              Ketika dimintai tanggapan tentang permintaan buruh yang meminta merevisi UMK, Gubernur
              Jateng menjawab singkat.

              "Apa ada yang salah?" jawabnya melalui pesan pendek.

              Dalam pernyataan persnya, Ganjar menyebutkan UMK berdasar perhitungan formula dari PP
              36/2021 pasal 26 dan angka dari BPS sesuai surat Menteri Ketenagakerjaan RI kepada Para
              Gubernur  se-Indonesia  No.B-M/383/HI.01.00/XI/2021  tanggal  9  November  2021  tentang
              Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan Upah Minimum Tahun
              2022.

              Gubernur menekankan bahwa upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan
              masa  kerja  kurang  satu  tahun.  Sedangkan  bagi  pekerja  diatas  1  tahun  atau  lebih  melalui
              penghitungan struktur dan skala upah dengan memperhatikan minimal inflasi sebesar 1,28%
              dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97%. (ekd,kas,dtc-64)




































                                                           639
   635   636   637   638   639   640   641   642   643   644   645