Page 648 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 DESEMBER 2021
P. 648

Judul               Kenaikan UMK di Jabar Tak Merata, DPRD Desak Pemprov Lebih
                                    Proaktif
                Nama Media          rctiplus.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.rctiplus.com/news/detail/nasional/1767820/kenaikan-
                                    umk-di-jabar-tak-merata-dprd-desak-pemprov-lebih-proaktif
                Jurnalis            Nasional
                Tanggal             2021-12-03 09:25:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral - Asep Wahyuwijaya (Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat) Jadi prinsipnya, Pemprov
              Jabar harus proaktif menelisik dan mencermati mengapa dua fenomena itu terjadi

              negative  -  Asep  Wahyuwijaya  (Anggota  Komisi  V  DPRD  Jawa  Barat)  Apakah  mekanisme
              tripartitnya sudah selesai atau belum?

              positive - Setiawan Wangsaatmaja (Sekretaris Daerah Jawa Barat) Tentu saja hal ini menjadikan
              sebuah dasar, sehingga Keputusan Gubernur dikeluarkan



              Ringkasan

              Pemerontah  Provinsi  Jawa  Barat  diminta  lebih  proaktif  dalam  menentukan  upah  minimum
              kabupaten/kota (UMK) tahun 2022 berdasarkan rekomendasi bupat/walikota. Pasalnya, dari 27
              daerah di Jabar hanya 18 yang mengalami kenaikan UMK, sedangkan 9 daerah lainnya masa
              sama dengan tahun lalu.



              KENAIKAN UMK DI JABAR TAK MERATA, DPRD DESAK PEMPROV LEBIH PROAKTIF

              Pemerontah  Provinsi  Jawa  Barat  diminta  lebih  proaktif  dalam  menentukan  upah  minimum
              kabupaten/kota (UMK) tahun 2022 berdasarkan rekomendasi bupat/walikota. Pasalnya, dari 27
              daerah di Jabar hanya 18 yang mengalami kenaikan UMK, sedangkan 9 daerah lainnya masa
              sama dengan tahun lalu.

              Karena itu, anggota Komisi V DPRD Jabar, Asep Wahyuwijaya, meminta Pemprov harus fair,
              proporsional, dan logis melihat perkembangan yang terjadi. Ia pun meminta penjelasan atas
              adanya perbedaan kebijakan kenaikan upah tersebut.




                                                           647
   643   644   645   646   647   648   649   650   651   652   653