Page 126 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 126
Judul Menaker Janji Akan Bantu Buruh Tani Deli Serdang Selesaikan Konflik
dengan PTPN II
Nama Media merdeka.com
Newstrend Konflik Petani Deli Serdang Dan Korporasi
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/menaker-janji-akan-bantu-buruh-
tani-deli-serdang-selesaikan-konflik-dengan-ptpn-ii.html
Jurnalis Merdeka
Tanggal 2020-07-14 18:14:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Sebagai Menteri dan pribadi, saya turut prihatin pengaduan
atas semua yang dialami bapak ibu semua. Saya akan teruskan kepada Kementerian ATR/Kepala
BPN, kemudian ke Kementerian BUMN
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Kondisi pandemi, berjuang yes, jaga diri jaga kesehatan juga
yes. Mudah-mudahan dua-duanya dijaga, maksud tujuan tercapai, bapak ibu tetap sehat
positive - Sulaeman Wardana (Koordinator petani) Kami mengadu ke Kemenaker karena 26
petani yang mewakili 170 petani ini juga merupakan buruh tani. Harapan kami, pengaduan ini,
bisa disampaikan ke Presiden
Ringkasan
Sejumlah petani di Kabupaten Deli Serdang , Sumatera Utara , mengadukan nasibnya karena
sedang berkonflik dengan korporasi. Mereka mengadu kepada Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker), Ida Fauziyah. Sebagai bentuk kepedulian dan bagian dari pemerintah, Menaker
berjanji akan meneruskan pengaduan tersebut kepada Menteri ATR/Kepala BPN dan Menteri
BUMN. "Sebagai menteri dan pribadi, saya turut prihatin atas pengaduan yang dialami bapak
ibu semua. Saya akan teruskan kepada Kementerian ATR/Kepala BPN, kemudian ke
Kementerian BUMN," katanya, didampingi Karo Humas Soes Hindharno, di gedung YTKI Jakarta,
Selasa (14/7/2020).
MENAKER JANJI AKAN BANTU BURUH TANI DELI SERDANG SELESAIKAN KONFLIK
DENGAN PTPN II
Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menyatakan keprihatinannya
atas musibah yang dialami petani di kabupaten Deli Serdang, yang mengadukan nasibnya
karena sedang berkonflik dengan korporasi.
125

