Page 252 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 252
PRT berperan penting dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. Ida berujar
sudah selayaknya pekerja yang berprofesi sebagai PRT mendapatkan pelindungan yang layak.
Menurutnya pelindungan tersebut untuk menjamin hak-hak dasar pekerja dan menjamin
kesamaan kesempatan, serta pengakuan tanpa diskriminasi.
"Hal ini untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya sesuai dengan harkat dan
martabat kemanusiaan," jelas Menaker Ida.
Menaker Ida menambahkan, dalam hal perlindungan PRT, ada 2 isu krusial. Pertama, terkait
perjanjian kerja antara PRT dengan pemberi kerja.
"Dengan perjanjian kerja yang jelas maka akan disepakati tentang jam kerja. Hak dan
kewajiban, libur dan cuti, potensi bahaya yang muncul, jaminan sosial, dsb," kata Menaker Ida.
Kedua, penegakan hukum norma kerja, di mana norma kerja tersebut akan merujuk pada
perjanjian kerja.
"Hal-hal yang muncul yang merugikan PRT itu karena berangkat dari tak adanya perjanjian
kerja," ujarnya.
Menaker Ida menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen yang kuat untuk melindungi
PRT. Hal tersebut ditunjukkan dengan telah diterbitkannya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan
RI Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Permenaker ini mengatur
diantaranya tentang perjanjian kerja, kewajiban PRT dan pemberi kerja, jam kerja, jaminan THR
dan jaminan sosial kesehatan, dan batas usia mininum PRT.
"Untuk itu saya mengajak kepada semua, mari lindungi PRT, stop kekerasan PRT yang kita mulai
dari diri kita dan keluarga kita," tegasnya.
251

