Page 254 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 254

"Selain itu, di kantin dan rumah makan. Atau karyawan yang berada lama di ruang kerja dengan
              ventilasi  kurang,"  kata  Juru  Bicara  Gugus  Tugas  Percepatan  dan  Penanganan  COVID-19
              Kabupaten Bekasi Alam syah di Cikarang, Senin (13/7/2020).

              Menurut  Alamsyah  disiplin  pekerja  kawasan  industri  dalam  penerapan  protokol  kesehatan
              mutlak dilakukan terlebih belakangan ini di Kabupaten Bekasi muncul klaster baru penyebaran
              COVID-19  dari  sektor  industri.  Dia  juga  meminta  kepada  pengelola  kawasan  industri  atau
              perkantoran  agar  melaporkan  kepada  Tim  Gugus  Tugas  jika  mendapati  temuan  kasus  baru
              COVID-19 di tempat kerjanya.

              "Penanggungjawab  atau  pengelola  usaha  dan  perkantoran  harus  koordinasi  dengan  cepat
              kepada gugus tugas bila ada kasus baru penyebaran COVID-19," ujarnya.

              Pihaknya  mengaku  terus  mengintensifkan  pelacakan,  melakukan  penelusuran,  penapisan,
              hingga kuratif tingkat awal guna mendeteksi penyebaran COVID-19 pada sektor industri.

              "Swab Test PCR secara masif kita lakukan di area kos-kosan pekerja hingga area perusahaan
              untuk mendeteksi penyebaran sehingga kita dapat memutus rantai penyebarannya," kata dia.

              Selain sektor industri Alamsyah juga mengingatkan lembaga pendidikan agar waspada ketika
              hendak membuka kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka karena ada persyaratan
              yang harus ditempuh sebelum proses belajar mengajar secara langsung diberlakukan kembali.

              "Berdasarkan aturan Kemendikbud, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah
              hanya berlaku untuk wilayah zona hijau," ucapnya.

              Selain itu harus ada persetujuan dari pemerintah daerah setempat yang ditunjang oleh kesiapan
              satuan pendidikan dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan.

              "Dan juga harus ada persetujuan dari orang tua siswa atau murid. Jadi tidak segampang itu
              sekolah membuka kegiatan belajar mengajar secara tatap muka," ungkapnya.

              Sementara dilansir dari laman www.pikokabsi.bekasikab.go.id hingga Senin (13/7) pukul 08.00
              WIB tercatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Bekasi berjumlah 56 o
              ran g di mana 25 orang dirawat di rumah sakit sementara 31 orang melakukan isolasi mandiri.

              Dari laman serupa diketahui pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 243 orang dari total 320
              kasus positif, meninggal dunia 21 orang, ODP 37 orang, PDP 78 orang, serta OTG sebanyak 150
              orang, (adi/a nt)

























                                                           253
   249   250   251   252   253   254   255   256   257   258   259