Page 257 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 257

Perpres yang Baru tentang  Kartu Pra Kerja  Belum lama ini, Presiden Joko Widodo ( Jokowi )
              menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020.

              Perpres Nomor 76 Tahun 2020 tersebut merupakan perubahan atas Perpres Nomor 36 Tahun
              2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Pra Kerja.

              Satu dari sejumlah poin yang diatur dalam Perpres itu, yakni peserta Kartu Pra Kerja yang tidak
              memenuhi  ketentuan,  wajib  mengembalikan  bantuan  biaya  pelatihan  atau  insentif  kepada
              negara.

              Peserta  Kartu Pra Kerja  yang tidak mengembalikan insentif dalam jangka waktu 60 hari akan
              dikenai sanksi.

              Manajemen Pelaksana  Kartu Pra Kerja  akan melakukan gugatan ganti rugi kepada peserta
              tersebut.

              Adapun peserta yang wajib mengembalikan insentif Kartu Pra Kerja adalah sebagai berikut ini.

              3.  Bukan pekerja/buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
              4.  Bukan pelaku usaha mikro kecil yang terdampak Covid-19.
              5.  Bukan Warga Negara Indonesia (WNI).
              6.  Berusia kurang dari 18 tahun.
              7.  Sedang mengikuti pendidikan formal.
              8.  Pejabat negara, pimpinan, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
              9.  Aparatur Sipil negara (ASN).
              10. Prajutit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota kepolisian negara.
              11. Kepala desa dan perangkat desa.
              12. Direksi,  komisaris,  dan  dewan  pengawas  pada  Badan  Usaha  Milik  Negara  (BUMN)  atau
                  Badan Usaha Milik Daerah (BMUD).

              Tak  hanya  mengatur  soal  pengembalian  insentif,  perpres  yang  ditandatangani  Jokowi  pada
              Selasa (7/7/2020) juga membahas pemalsuan identitas.

              Bagi  peserta  Kartu  Pra  Kerja  yang  kedapatan  memalsukan  identitas  atau  data  pribadi,
              Manajemen Pelaksana berhak melakukan tuntutan pidana.
              "Dalam hal penerima Kartu Pra Kerja dengan sengaja melakukan pemalsuan identitas dan/atau
              data  pribadi,  Manajemen  Pelaksana  mengajukan  tuntutan  pidana  yang  dapat  digabungkan
              dengan tuntutan ganti kerugian sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan," jelas
              Pasal 31D Perpres Nomor 76 Tahun 2020.

              Selain itu, lembaga pelatihan Kartu Pra Kerja juga harus memenuhi persyaratan berikut ini:  1.
              Lembaga pelatihan yang diselenggarakan swasta, BUMN, BUMD, atau pemerintah.

              2. Memiliki kerjasama dengan platform digital  3. Memiliki pelatihan yang berbasis kompetensi
              kerja  yang  sesuai  dengan  kebutuhan  pasar  kerja  dengan  mempertimbangkan  standar
              kompetensi kerja nasional, internasional, atau khusus.

              4. Mendapatkan persetujuan Manajemen Pelaksana.

              Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul  Catat, Gelombang IV Kartu Prakerja Bakal
              Dibuka Dua Pekan Lagi  dan Tribunnews.com dengan judul  Jokowi Revisi Perpres Kartu Pra
              Kerja, Peserta yang Tak Sesuai Ketentuan Harus Kembalikan Insentif.




                                                           256
   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262