Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 87
Kemudian, Khrisna juga menjabarkan pada program JKK. Pemerintah, sesuai PP
terbaru akan menambahkan manfaat berupa perawatan di rumah atau home care
sebesar maksimal Rp 20 juta untuk maksimal 1 tahun per-kasus. Manfaat ini
diberikan kepada peserta yang tidak memungkinkan melanjutkan pengobatan ke
rumah sakit.
Selain itu BPJAMSOSTEK juga menanggung biaya pemeriksaan diagnostik, yang
dimaksudkan untuk pemeriksaan dalam rangka penyelesaian kasus Penyakit Akibat
Kerja (PAK). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan agar pengobatan dapat
dilakukan hingga tuntas.
Progam JKM juga mengalami peningkatan manfaat, di mana sekarang total
manfatnya menjadi Rp 42 juta atau meningkat sebesar 75% dari sebelumnya Rp 24
juta. Adapun perincian santunan kematian program JKM naik dari Rp 16,2 juta
menjadi Rp 20 juta. Kemudian, santunan berkala meninggal dunia dari Rp 6 juta
untuk 24 bulan menjadi Rp 12 juta dan biaya pemakaman naik dari Rp 3 juta
menjadi Rp 10 juta.
Selain manfaat diatas, program JKM juga memberikan bantuan beasiswa bagi dua
orang anak. Angkanya sama dengan program JKK yakni mencapai Rp 174 juta.
Krishna mengajak seluruh pekerja untuk mendaftarakan dirinya menjadi peserta
BPJAMSOSTEK yang dapat dilakukan melalui berbagai kanal di antaranya aplikasi
BPJSTKU yang dapat diunduh di Appstore dan Playstore, atau datang langsung ke
kantor cabang BPJAMSOSTEK di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu bagi pekerja yang ingin mendapatkan informasi lengkap tentang
BPJAMSOSTEK dapat menghubungi Contact Center 175 atau follow social media
resmi BPJAMSOSTEK.
"Karena tentu semua manfaat tersebut dapat dirasakan oleh pekerja yang terdaftar
menjadi peserta BPJAMSOSTEK dan aktif membayar iuran. Oleh karena itu ayo
daftar BPJAMSOSTEK," pungkasnya.
(ega/ega)
Page 86 of 117.

