Page 82 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 82
kembali membawanya ke rumah Hospital Kuala Lumpur (HKL). Namun dokter
dirumah sakit tersebut juga memvonis seperti dokter dirumah sakit sebelumnya,"
terangnya.
Disebutkan, selama 28 hari di dirawat dirumah sakit semua biaya pengobatan yang
mencapai Rp50 juta, semua biaya tersebut merupakan sumbangan dari masyarakat
Aceh di Malaysia, termasuk biaya kakaknya yang menjaganya selama pasien dirawat
di rumah Sakit.
"Karena kondisi pasien tidak ada perubahan, pihak keluarga sangat mengharapkan
pasien (korban) agar bisa dipulangkan ke tanah air untuk dirawat oleh keluarga,
Namun yang menjadi kendala biaya pemulangan, yaitu mencapai Rp70 juta,
termasuk biaya pedamping, petugas medis pedamping termasuk biaya pesawat
harus ditanggung," kisahnya.
Oleh karena itu, masyarakat Aceh di Malaysia, mengharapkan kepada pemerintah
maupun dermawan, agar bisa membantu sumbangan agar pasien itu bisa dibawa
pulang ke Aceh, karena pihak keluarga ingin merawat di Aceh, sedangkan
masyarakat Aceh yang ada di Malasyia sejak januari-Februari 2020 sudah
menggalang dana dan sumbangan untuk lima orang sakit, termasuk kepada
Muhammad Basri sebesar Rp 210 juta.
"Namun yang terkumpul tersebut masih kurang sekitar Rp70 juta dan saya sendiri
bersama Tgk Bukhari sudah koordinasi dengan anggota Legislatif daerah,
Pemerintah Propinsi dan Daerah Namun tidak direspon maupun peduli tentang
masalah masyarakat Aceh yang mengadu nasip di negeri orang, ini terkesan
pemerintah daerah menggangap kami bagaikan sampah," pungkasnya..
Page 81 of 117.

