Page 68 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 SEPTEMBER 2021
P. 68

Judul               Sudah 5.000 Pekerja Pabrik Rokok di Jatim Kehilangan Pekerjaan
                Nama Media          viva.co.id
                Newstrend           Dampak Kenaikan Tarif Cukai Rokok
                Halaman/URL         https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1406342-sudah-5-000-pekerja-
                                    pabrik-rokok-di-jatim-kehilangan-pekerjaan
                Jurnalis            Fikri Halim - Arrijal Rachman
                Tanggal             2021-09-20 18:43:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Drajat Irawan (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (Disperindag)
              Jawa Timur) IHT di Jawa Timur, khususnya untuk skala kecil dari tahun ke tahun memang terjadi
              penurunan apalagi saat pandemi

              negative - Drajat Irawan (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur (Disperindag)
              Jawa  Timur)  Sehingga  muncul  pengangguran  dan  turunnya  kesejahteraan  petani  tembakau,
              karena mereka ini memasok tembakau untuk pabrik kecil


              Ringkasan

              Banyak pihak dari berbagai kalangan masih mengharapkan supaya pemerintah tidak menaikkan
              tarif  cukai  hasil  tembakau  (CHT)  pada  2022.  Sebab,  banyak  sisi  yang  langsung  terdampak
              negatif.  Kekhawatiran  terhadap  rencana  kenaikan  tarif  CHT  ini  mencuat  setelah  pemerintah
              menaikkan target total penerimaan cukai sebesar 11,9 persen menjadi Rp203,9 triliun untuk
              tahun anggaran 2022.



              SUDAH 5.000 PEKERJA PABRIK ROKOK DI JATIM KEHILANGAN PEKERJAAN

              Banyak pihak dari berbagai kalangan masih mengharapkan supaya pemerintah tidak menaikkan
              tarif  cukai  hasil  tembakau  (CHT)  pada  2022.  Sebab,  banyak  sisi  yang  langsung  terdampak
              negatif.

              Kekhawatiran terhadap rencana kenaikan tarif CHT ini mencuat setelah pemerintah menaikkan
              target total penerimaan cukai sebesar 11,9 persen menjadi Rp203,9 triliun untuk tahun anggaran
              2022.

              Pemerintahan  di  daerah  pun  menganggap,  kenaikan  tarif  cukai  tersebut  akan  menyebabkan
              terjadinya pengurangan tenaga kerja dan serapan tembakau di Industri Hasil Tembakau (IHT).


                                                           67
   63   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73