Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2019
P. 167
Title 5 FAKTA DINAMIKA KENAIKAN UMK BEKASI 2020
Media Name kompas.com
Pub. Date 15 November 2019
https://megapolitan.kompas.com/read/2019/11/15/06421851/5-fakta-dinami ka-
Page/URL
kenaikan-umk-bekasi-2020
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Selangkah lagi, upah minimum kota (UMK) Bekasi tahun 2020 disahkan.
Setelah melalui perundingan alot, Dewan Pengupahan Kota Bekasi menyepakati
kenaikan UMK Bekasi 2020 pada Kamis (14/11/2019).
Gabungan serikat buruh Bekasi sempat mengawal perundingan itu dari luar dengan
berunjuk rasa.
Berikut Kompas.com merangkum beberapa faktanya:
Perselisihan dewan pengupahan
Dewan Pengupahan terdiri dari 7 unsur buruh, 7 unsur pengusaha, 14 unsur
pemerintah, dan 1 unsur akademisi. Keempat-empatnya punya perspektif berbeda,
bahkan punya kepentingan yang bertolak belakang.
Perselisihan ini membuat rapat finalisasi UMK Bekasi 2020 beberapa kali tertunda.
Malah, rapat finalisasi yang sedianya menetapkan UMK pada Senin (11/11/2019)
lalu, terpaksa diskors 2 hari.
Penyebabnya, unsur pengusaha yakni Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) Kota
Bekasi menolak UMK 2020 dan memilih tidak hadir pada rapat penting itu.
Apindo tolak UMK
Nugraha, perwakilan Apindo Kota Bekasi secara terang-terangan menyatakan bahwa
pihaknya menolak UMK 2020. Ia tak berani menyatakan secara lugas maksudnya,
apakah menolak kenaikan UMK atau keberadaan UMK.
Yang jelas, Nugraha berdalih bahwa penolakan itu bermula dari sikap pemerintah
yang dinilainya tidak mampu mengevaluasi UMK 2019.
"Dari rapat pertama yanggal 28 Oktober 2019, kami sudah menolak adanya UMK
Bekasi 2020," ujar Nugraha kepada wartawan, Kamis malam.
Pemerintah kekeh kenaikan 8,51 persen
Page 166 of 211.

