Page 163 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 MARET 2020
P. 163

ketenagakerjaan. Untuk itu, Ida mengajak serikat buruh membantu untuk
               mengidentifikasi para pekerja yang membutuhkan program Kementerian
               Ketenagakerjaan. Data dan informasi ini dibutuhkan agar cepat dicarikan solusinya
               melalui program kerja pemerintah.


               "Yang dibutuhkan adalah kerja sama yang mengedepankan dialog sosial untuk
               mencari solusi terbaik dan menghindari PHK. Situasi wabah Covid-19 saat ini tidak
               dikehendaki oleh siapapun. Ini bukan hanya masalah pekerja, pengusaha, dan
               pemerintah," kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangannya, Senin (23/3/2020).

               Ida menjelaskan selain mendukung kebijakan moneter dan fiskal yang diluncurkan
               Presiden Joko Widodo, Kementerian Ketenagakerjaan saat ini menyisir anggaran
               untuk dialihkan ke program yang dapat dimanfaatkan untuk menghadapi pandemi
               Covid-19 ini. Program yang dapat dialihkan antara lain pelatihan di balai latihan
               kerja (BLK), kartu prakerja, insentif, padat karya, tenaga kerja mandiri, teknologi
               tepat guna, dan vokasi.


               Kementerian Ketenagakerjaan pun telah menjalin komunikasi dengan BPJS
               Ketenagakerjaan untuk meminta program pelatihan vokasi segera digulirkan.
               Termasuk meningkatkan plafon insentif bagi peserta pelatihan atau menyesuaikan
               kebutuhan sebagaimana kartu prakerja.

               Direktur Jenderal Perselisihan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian
               Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang mengajak serikat buruh mengedepankan
               dialog sosial. Pemerintah paham situasi dalam menghadapi pandemi Covid-19
               dimana pengusaha dan pekerja terdampak baik dalam hal kelangsungan usaha dan
               hak-hak pekerja. Persoalan ini diharapkan dapat selesai lewat dialog antara kedua
               belah pihak.


               "Karena itu, kedepankan dialog, sama-sama terbuka dan memahami situasi. Kiranya
               berakhir di keduanya, yakni pengusaha dan pekerja. Semoga dengan kesepakatan
               ini sama-sama memahami. Tentu keterbukaan yang utama," pinta Haiyani.


               Bukan hanya pariwisata

               Sekjen OPSI Timboel Siregar melihat akibat pandemi Covid-19 pekerja di sektor
               pariwisata terancam kehilangan pekerjaan dan akan menghadapi persoalan
               kemampuan daya beli untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sektor industri
               lain, menurut Timboel juga terancam dan dampaknya mulai dirasakan, misalnya
               sudah ada buruh yang "dirumahkan", tapi bukan dalam rangka work from home
               (WFH) atau kerja di rumah.

               "Buruh yang menjalani WFH upahnya dibayar penuh, tapi mereka yang 'dirumahkan'
               dengan alasan produksi menurun atau kondisi ekonomi tidak baik kerap
               menyebabkan pekerja hanya mendapat upah dalam presentase tertentu atau malah
               tidak mendapat upah," kata Timboel ketika dihubungi, Selasa (24/3/2020).







                                                      Page 162 of 164.
   158   159   160   161   162   163   164   165