Page 160 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 MARET 2020
P. 160

Title          OMNIBUS LAW DISEBUT JADI SOLUSI LEMAHNYA EKONOMI KARENA CORONA
                Media Name     indopos.co.id
                Pub. Date      24 Maret 2020
                               https://indopos.co.id/read/2020/03/24/227620/omnibus-law-disebut-jadi- solusi-
                Page/URL
                               lemahnya-ekonomi-karena-corona/
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive









               Akademisi dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, mengaku
               optimistis bahwa Omnibus Law yang tengah digodok Pemerintah dan DPR dapat
               menjadi solusi untuk ekonomi dan politik dalam negeri.

               Terlebih dengan kondisi ekonomi tanah air saat ini yang melemah akibat Virus
               Corona atau COVID-19. Meskipun demikian, menurut Emrus, RUU ini harus benar-
               benar dibahas secara bersama dan melibatkan semua stakeholder atau pihak
               terkait.


               "Jika Omnibus Law kita bahas bersama, maka saya jamin, bahwa Omnibus Law
               akan menjadi solusi di bidang ekonomi jika di bidang ekonomi dan politik," kata
               Emrus saat dihubungi, Selasa (24/3/2020).


               Emrus memprediksi pandemi corona tidak akan berlangsung lama. Corona akan
               hilang karena virus tersebut hanya numpang hidup di tubuh manusia. Setelah itu,
               perekonomian dan politik Indonesia diyakini akan kembali normal.


               "Naiknya dolar kita karena menurunnya produktifitas kita, karena corona. Sehingga
               turunnya dolar tidak bisa menjadi patokan di tengah situasi seperti ini," ujar dia.


               Direktur Emrus Corner melihat ide dan gagasan munculnya Omnibus Law adalah
               untuk menyatukan regulasi agar tidak tumpang tindih.


               "Omnibus Law solusi. Namun, kontennya harus dirumuskan bersama dalam hal
               pembuatan narasinya. Jangan tiba-tiba muncul 1.000 halaman. Seharusnya itu per-
               persoalan," ujar dia.

               Emrus meminta pemerintah dan DPR sebagai pembuat undang-undang agar
               mendengar aspirasi dari semua pihak, terutama buruh atau pekerja dan juga
               pengusaha.


               "Saya kira filosofinya adalah pekerja dan pengusaha adalah relasi yang saling
               menguntungkan. Jadi tidak boleh keduanya mendominasi apakah pekerja
               mendominasi pengusaha atau sebaliknya. Kita sudah menerima negara kita
               merupakan negara demokrasi. Jadi di situ ada relasi antar-pekerja dan pengusaha
               yang saling menguntungkan," pungkasnya.






                                                      Page 159 of 164.
   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165