Page 384 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 384

Title          PRO KONTRA 500 TKA CHINA DI SULTRA
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      01 Mei 2020
               Page/URL       https://kumparan.com/kumparannews/pro-kontra-500-tka-china-di-sultra-1 tKMyNDZr7t
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative















               Kabar akan datangnya 500 TKA asal China di Sulawesi Tenggara ditengah pademi
               virus corona dikritik sejumlah pihak. Disamping itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali
               Mazi dan DPRD telah menolak tegas kedatangan para TKA tersebut.

               Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS Sukamta menganggap pemerintah pusat tak peka
               terhadap situasi di tengah wabah virus corona. Seharusnya pemerintah membatasi
               masuknya warga asing ke Indonesia demi menjaga kesehatan masyarakat.

               "Pemerintah pusat seperti tidak peka dengan suasana kebatinan masyarakat saat
               pandemi COVID-19 ini. Harusnya yang diprioritaskan adalah kesehatan dan
               keselamatan rakyat Indonesia. Apalagi rakyat dan Forkopimda sebagai tuan rumah
               juga tegas menolak," kata Sukamta dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4).

               "Harusnya pemerintah pusat sejalan dengan pemikirannya sendiri. Pemerintah
               harusnya membatasi pergerakan warga negara asing yang akan masuk ke
               Indonesia, sebagaimana pemerintah membatasi masyarakatnya sendiri dengan
               PSBB, termasuk larangan mudik," lanjut dia.

               Kritik juga dari Anggota Ombudsman, Alvin Lie. Alvin menilai keputusan Kemenaker
               tersebut tak tepat. Apalagi, para 500 TKA tersebut seharusnya dijadwalkan datang
               pada 22 April.

               Alvin mengatakan keputusan Kemenaker sangat ironis. Sebab, di masa pandemi
               virus corona ini, banyak pekerja lokal yang diwajibkan work from home.

               "Pekerja kita sendiri diwajibkan WFH. Bahkan banyak yang dirumahkan dan kena
               PHK. Tapi TKA justru diizinkan masuk bekerja di Indonesia. Sungguh absurd," kata
               Alvin kepada kumparan, Kamis (30/4).

               Selain itu, ia menilai keputusan Kemenaker menunjukkan rendahnya kepekaan
               sosial. Sebab tidak mempertimbangkan lingkungan yang sedang berperang melawan
               penyebaran virus corona.





                                                      Page 383 of 695.
   379   380   381   382   383   384   385   386   387   388   389