Page 388 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 388
[virus] corona."
Ia juga mengaku jenuh hanya berdiam diri di rumah, namun ia tidak memiliki pilihan
lain karena saat ini sulit mencari pekerjaan di pabrik lain.
"Masih menunggu saja [bagaimana situasi] habis Lebaran, soalnya kan di pabrik
garmen mana-mana juga sekarang tidak bakalan menerima [pekerja baru], nanti
habis Lebaran baru [mempekerjakan]. Karena kebanyakan yang masih kerja juga di-
PHK," ujar Neng.
Neng mengaku sempat didata sebagai salah seorang penerima bantuan uang tunai
sebesar Rp300.000, namun sampai sekarang ia belum menerimanya.
Pendapatan Rp20.000 per hari
Bagi buruh yang dirumahkan, alternatif pekerjaan yang tersedia adalah menjadi
pengendara ojek daring atau membuka usaha mikro dan kecil menengah seperti
berdagang di warung atau di pinggir jalan. Namun, pekerjaan tersebut juga tidak
memiliki prospek cerah di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Salah satu pekerja yang beralih menjadi pengendara ojek daring adalah Kiki, yang
sempat bekerja sebagai pegawai gudang di sebuah perusahaan periklanan selama
tiga bulan sebelum kontraknya diputus pada 14 April.
"Saya ngojek online sekarang. Pendapatannya paling Rp20.000 per hari, karena
sepi, soalnya tidak ada penumpang, paling mengambil order makanan, atau antar
barang, dan yang ngorder juga tidak banyak," katanya.
Ia mengaku sudah mendaftar untuk menjadi peserta program Kartu Prakerja namun
terus gagal.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Ketenagakerjaan Soes Hindharno
mengatakan bahwa calon peserta program Kartu Prakerja diminta sabar dan terus
mencoba untuk mendaftar lantaran kuota yang diberikan setiap minggunya hanya
untuk 200.000 orang.
"Kartu Prakerja itu stoknya ada 5,6 juta calon peserta yang akan ikut program.
Jumlah masyarakat umum yang terdampak Covid-19 ada 5.6 juta, di dalamnya ada
[buruh] yang dirumahkan dan di-PHK. Karena setiap minggu hanya mampu
menampung 200.000 peserta, tentunya calon peserta yang mau mendaftar
menemui sedikit kendala. Kalau buruh sudah terdaftar di Dinas Tenaga Kerja
tentunya sudah punya tiket masuk, cuma belum bisa masuk minggu ini karena
hanya menampung 200.000. Tetap bersabar, memonitor setiap minggunya agar
masuk ke gelombang berikutnya," ujar Soes.
Buruh kontrak paling terdampak
Page 387 of 695.

