Page 492 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 492

Beragam bentuk Jika di skala nasional upaya meminimalisasi adanya PHK itu
               dilakukan pemerintah, pada skala kecil dan mikro pun tampaknya sudah berjalan
               secara alamiah, sebagai sebuah wujud solidaritas antarsesama.

               Beberapa potret itu, terekam pada peristiwa-peristiwa tindakan empatik seperti aksi
               yang dilakukan sebuah pengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Bogor, Jawa
               Barat yang membantu menyalurkan lulusan S2 dan sarjana, yang karena harapan
               bisa dapat pekerjaan dalam masa pandemi ini, rela untuk menjadi asisten rumah
               tangga (ART) dan suster rumahan.

               Pengelola LPK itu menjelaskan permintaan menjadi ART saat ini melonjak hingga 40
               persen dari biasanya akibat dampak PHK. Kondisi itu menarik karena biasanya
               menjelang Lebaran (Idul Fitri), ia menyebut ada fenomena "jual mahal" untuk posisi
               ART, yakni pihaknya yang harus mencari, namun kini berkebalikan karena dampak
               COVID-19 sebagai imbas pengangguran yang tinggi.

               Namun, karena harus mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan yang
               diwajibkan oleh pemerintah, pihak pengelola tidak bisa menerima dalam jumlah
               banyak.

               Di jejaring media sosial Twitter, ada "netizen" di Jakarta yang menggunggah cuitan
               bahwa ibunya -- yang mengelola tempat kos-kosan bagi pekerja -- membebaskan
               biaya kos, dan malahan ikut membantu dengan memberikan sembako kepada
               penghuninya.

               Sontak, cuitan itu kemudian menjadi viral dan ditanggapi dengan sangat positif,
               penuh empati dan kemudian diapresiasi dengan keharuan karena menunjukkan
               solidaritas yang nyata.

               Seorang pensiunan di Jakarta, Wawan Indrawan, yang juga memiliki 11 kamar kos-
               kosan pun mengaku bahwa ia mencoba membantu pekerja dengan menurunkan
               biaya kos atau memberikan keringanan lainnya.

               Kondisi saat ini, terlebih masuk momentum bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah,
               wujud solidaritas membantu sesama dalam beragam bentuk, dinilainya menjadi
               sebuah keharusan, khususnya bagi mereka yang diberikan rezeki lebih dari warga
               lainnya yang kini terdampak.

               Dan itu, salah satunya adalah para buruh dan pekerja lainnya, yang jumlahnya
               mencapai jutaan di Tanah Air, dan kini membutuhkan uluran tangan.













                                                      Page 491 of 695.
   487   488   489   490   491   492   493   494   495   496   497