Page 12 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 12

positive - Djoko Sasono (Sekjen Kementerian Perhubungan) Seluruh regulasi itu dikeluarkan
              untuk memastikan masyarakat tetap bisa produktif namun aman dari Cov-id-19, sehingga roda
              perekonomian  dapat  terus  beijalan.  Secara  umum,  pengendalian  transportasi  berlaku  untuk
              seluruh wilayah, termasuk wilayah berstatus PSBB

              positive - Muhammad Awaluddin (Direktur Utama AP II) Perlahan jumlah penumpang kembali
              naik. Pada masa adaptasi ini, setiap orang dibolehkan melakukan peijala-nan dengan pesawat,
              namun tetap menjalankan protokol kesehatan
              neutral  -  Bayu  Sutanto  (Sekjen  INACA)  Untuk  sektor  transportasi  udara,  aturan  protokol
              kesehatan  dan  safety,  baik  preflight  di  bandara,  inflight  di  pesawat,  maupun  postflight  di
              bandara relatif rinci dan ketat. Namun demikian, operator dan pengguna jasa di lapangan masih
              terkendala inkonsistensi dan ketidakseragaman protokol di daerah
              positive - Ishak Chandra (President & Chief Executive Officer (CEO) PT Perintis Triniti Properti
              Tbk) Ekonomi sudah bergerak lagi, walau hanya sedikit, karena ini kan baru tahap permulaan.
              Perlu  pula  menekankan  pentingnya  menjalankan  protokol  kesehatan  secara  ketat  agar
              pelonggaran PSBB tidak memicu gelombang kedua pandemi corona

              positive  -  Olivia  Surodjo  (Direktur  PT  Metropolitan  Land  Tbk  (Metland))  Pelonggaran  PSBB
              adalah langkah awal bagi proses pemulihan ekonomi. Namanya proses, pasti tidak instan, perlu
              waktu


              Ringkasan

              Pemerintah  dan  dunia  usaha  optimistis  perekonomian  nasional  pulih  lebih  cepat,  menyusul
              dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah. Geliat ekonomi
              sudah terjadi di sektor transportasi dan industri manufaktur, yang mengalami pelonggaran PSBB
              atau memasuki adaptasi new normal.

              Berdasarkan laporan Global Outlook terbaru, World Bank mengoreksi proyeksi pertumbuhan
              ekonomi Indonesia dari semula 5,1% menjadi 0% tahun 2020 karena dampak pandemi Covid-
              19, namun diperkirakan segera pulih tahun depan ke 4,8%. Kondisi ini jauh lebih baik dibanding
              ekonomi dunia, yang diproyeksikan terkontraksi 5,2% tahun ini dan akan membaik menjadi
              4,2% tahun 2021.

              Hal  itu  diungkapkan  Menko  Perekonomian  Airlangga  Hartarto,  Menteri  BUMN  ErickThohir,
              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah,  Ketua  Umum  Asosiasi  Aneka  Keramik
              Indonesia  (Asaki)  Edy  Suyanto,  Corporate  Secretary  PT  Bank  Mandiri  (Persero)  Tbk  Rully
              Setiawan,  Direktur  Jaringan  dan  Layanan  PT  Bank  Rakyat  Indonesia  (Persero)  Tbk  (BRI)  A
              Solichin Lutfiyanto, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) Muhammad Awaluddin,
              serta laporan World Bank.



              EKONOMI MENGGELIAT, INDONESIA PULIH LEBIH CEPAT

              Pemerintah  dan  dunia  usaha  optimistis  perekonomian  nasional  pulih  lebih  cepat,  menyusul
              dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah. Geliat ekonomi
              sudah terjadi di sektor transportasi dan industri manufaktur, yang mengalami pelonggaran PSBB
              atau memasuki adaptasi new normal.

              Berdasarkan laporan Global Outlook terbaru, World Bank mengoreksi proyeksi pertumbuhan
              ekonomi Indonesia dari semula 5,1% menjadi 0% tahun 2020 karena dampak pandemi Covid-


                                                           11
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17