Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 137
"Dengan metode One To Many, Kemampuan produksi untuk meyelesaikan klaim meningkat lima
kali lipat dan phsycial distancing tetap terjaga. Saat ini sudah kita implementasikan hampir di
seluruh cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia, terutama untuk kantor-kantor yang
punya ruang memadai. Untuk kantor-kantor yang kecil masih dilakukan dengan cara one to one
tapi tetap memperhatikan physical distancing," katanya.
Selain itu BPJAMSOSTEK juga memberikan kemudahan klaim bagi peserta melalui kanal LAPAK
ASIK kolektif. Fasilitas ini ditujukan kepada perusahaan skala besar maupun menengah yang
terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya. Dengan adanya klaim
kolektif ini pihak perusahaan dapat mengakomodir klaim seluruh karyawan yang ter-PHK dengan
menunjuk satu orang perwakilan.
"Meski kami menyediakan kanal klaim offline, namun saya mengimbau kepada seluruh peserta
BPJAMSOSTEK untuk tetap sebisa mungkin berada di rumah dan menggunakan kanal online
yang telah kami disediakan, jika ingin klaim. Karena prosesnya lebih mudah dan mengurangi
potensi terpapar virus COVID-19. Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tracking
klaim untuk mengetahui perkembangan proses klaim yang sedang mereka ajukan. Semoga
dengan kita mematuhi aturan pemerintah, pandemi ini bisa segera berakhir dan ekonomi
Indonesia dapat kembali seperti sedia kala," katanya.
Sebelumnya, demi memastikan pelayanan LAPAK ASIK offline berjalan dengan baik, Agus
melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama dengan pimpinan komisi IX DPR RI
Emanuel Melkiades Laka Lena, dan beserta anggota M. Yahya Zaini, anggota Dewan Jaminan
Sosial Nasional (DJSN) Subiyanto Pudin, Indra Budi Sumantoro, dan Paulus Agung Pambudhi,
serta perwakilan dari Kemenko PMK pada hari Jum'at di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Cikokol,
Tangerang (12/06).
Dalam agenda tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DRP Melki Laka Lena menghaturkan apresiasinya
pada inovasi layanan BPJAMSOSTEK. Menurutnya, tiga kanal pengambilan JHT, termasuk
metode "One to Many" bukan hanya memberikan keamanan bagi staf BPJAMSOSTEK dan
peserta, tapi juga membuat proses pencairan dana lebih transparan karena proses verifikasi
dapat dipantau dari kantor pusat.
"Kami mengapresiasi langkah BPJAMSOSTEK yang tetap memberikan pelayanan terbaik meski
dalam kondisi terbatas. Saya juga melihat BPJAMSOSTEK mampu menjalankan protokol
kesehatan dengan sangat baik dan detail. Kualitas dan komitmen layanan ini patut menjadi
contoh bagi institusi lain yang melakukan pelayanan publik kepada masyarakat. Saya berharap
kualitas pelayanan ini dapat terus dipertahankan, sehingga peserta tetap bisa mendapatkan
haknya," ucap Melki.
Pewarta: Achmad Irfan Editor: Muhammad Yusuf COPYRIGHT (c)2020 .
136

