Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 133
Protokol layanan tanpa kontak fisik (Lapak Asik) dinilai memudahkan pelayanan peserta program
jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka cepat mendapatkan pelayanan seperti klaim kecelakaan
kerja atau penarikan jaminan hari tua (JHT) di berbagai kantor BP Jamsostek.
PROTOKOL LAPAK ASIK MUDAHKAN PELAYANAN PESERTA JAMSOSTEK
JAKARTA -- Protokol layanan tanpa kontak fisik (Lapak Asik) dinilai memudahkan pelayanan
peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka cepat mendapatkan pelayanan seperti
klaim kecelakaan kerja atau penarikan jaminan hari tua (JHT) di berbagai kantor BP Jamsostek.
Protokol ini lahir dalam situasi pandemic covid-19 yang mengharuskan setiap orang menjaga
jarak fisik. Wabah ini berdampak negatif terhadap perekonomian Indonesia, khususnya dunia
usaha, sehingga banyak pemberi kerja yang terpaksa harus mem-PHK tenaga kerjanya. Hal
tersebut diprediksi berdampak pada peningkatan klaim program Jaminan Hari Tua (JHT) yang
dikelola BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Menyikapi hal tersebut Direktur Utama BP
Jamsostek Agus Susanto mengungkapkan bahwa pada awal bulan Juni ini, secara nasional
klaim telah mencapai angka di atas 921 ribu kasus dan akan terus meningkat. Namun pihaknya
siap menghadapi gelombang PHK di tengah pandemi ini. BP Jamsostek telah menyediakan
berbagai kanal klaim yang dapat digunakan oleh peserta melalui protokol Lapak Asik, yang
terdiri dari kanal online, offline, dan kolektif.
Protokol ini telah diperkenalkan sejak bulan Maret lalu melalui kanal online
antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id , dan terus disempurnakan. Bahkan kini peserta yang
mengalami kesulitan mengakses Lapak Asik online, dapat dilayani langsung di kantor cabang
BP Jamsostek di seluruh Indonesia, karena protokol ini juga memiliki kanal offline , namun
dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Agar berjalan baik, Agus meninjau langsung realisasinya bersama dengan pimpinan komisi IX
DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, dan anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN)
Subiyanto Pudin, Indra Budi Sumantoro, dan Paulus Agung Pambudhi, serta perwakilan dari
Kemenko PMK pada hari Jumat di Kantor Cabang BP Jamsostek Cikokol, Tangerang (12/06).
Agus menyampaikan Lapak Asik offline tetap tidak mempertemukan petugas dan peserta
secara langsung. Kantor cabang menyediakan bilik yang dilengkapi layar monitor terhubung
dengan petugas untuk komunikasi dan verifikasi data. Melalui metode ini, setiap petugas
pelayanan pelanggan (CSO) melayani 4-6 orang sekaligus dalam waktu bersamaan, sehingga
metode pelayanan ini disebut "One to Many".
"Dengan metode One To Many, Kemampuan produksi untuk meyelesaikan klaim meningkat lima
kali lipat dan phsycial distancing tetap terjaga. Saat ini sudah kita implementasikan hampir di
seluruh cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia, terutama untuk kantor-kantor yang
punya ruang memadai. Untuk kantor-kantor yang kecil masih dilakukan dengan cara one to one
tapi tetap memperhatikan physical distancing", jelas Agus.
Meski menyediakan kanal klaim offline , namun BP Jamsostek mengimbau kepada seluruh
peserta untuk tetap sebisa mungkin berada di rumah dan menggunakan kanal online yang
telah disediakan. Karena prosesnya lebih mudah dan mengurangi potensi terpapar Covid-19.
Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tracking klaim untuk mengetahui
perkembangan proses klaim yang sedang mereka ajukan. "Semoga dengan kita mematuhi
aturan pemerintah, pandemi ini bisa segera berakhir dan ekonomi Indonesia dapat kembali
seperti sedia kala," tutup Agus.
132

