Page 129 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 129
Judul One To Many BPJS Dinilai Tidak Tuntaskan Pelayanan Hulu
Nama Media monitor.co.id
Newstrend Program Lapak Asik BPJamsostek
Halaman/URL https://monitor.co.id/2020/06/14/one-to-many-bpjs-dinilai-tidak-
tuntaskan-pelayanan-hulu/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-14 01:46:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korpo
Sentimen negative
Narasumber
negative - Hery Susanto (Ketua Koordinator Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial) Besarnya kasus PHK sudah pasti berdampak pada peningkatan jumlah kasus
klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan, mengapa jumlah kasus klaim JHT justeru tidak berbanding
lurus terhadap kasus PHK
negative - Hery Susanto (Ketua Koordinator Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial) Kuota pelayanan klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan masih membatasi jumlah
peserta yang sebenarnya. Jadi pembatasan kuota pelayanan klaim itu subtansi persoalannya di
bagian hulu, bukan pada penanganan kecepatan pelayanan via model one to many yang saat
ini sedang diujicoba BPJS Ketenagakerjaan
neutral - Hery Susanto (Ketua Koordinator Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial) Jadi model one to many pelayanan klaim BPJS ketenagakerjaan itu hanya
mempercepat proses pelayanan dari pengajuan klaim JHT yang telah terdaftar, bukan
mengakomodasi peserta yang masih kesulitan akibat tertolak mendaftar klaimnya sebab ada
pembatasan kuota pelayanan klaim online di sektor hulu yang selalu penuh. Pembatasan kuota
pendaftaran pelayanan klaim BPJS Ketenagakerjaan harus dicabut alias non kuota, biarkan
sesuai faktanya
neutral - Hery Susanto (Ketua Koordinator Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial) Pelayanan klaim itu kewenangan BPJS Ketenagakerjaan. Urusan pengajuan
klaim itu hak pekerja sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, bukan otoritas perusahaan.
Perusahaan cukup terbitkan surat parklaring/pengalaman kerja pekerja saja tidak lebih dari itu
Ringkasan
Pandemi Covid-19 berdampak negatif sektor ketenagakerjaan dengan meluasnya pemutusan
hubungan kerja (PHK) yang dialami jutaan pekerja di Indonesia.
128

