Page 550 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 550
Judul Pengusaha Minta Perbaikan UU Cipta Kerja Dikebut, Rampung 2022
Nama Media detik.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5831687/pengusaha-
minta-perbaikan-uu-cipta-kerja-dikebut-rampung-2022
Jurnalis Trio Hamdani
Tanggal 2021-11-29 11:23:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan
Otonomi Daerah) Harapan kami agar Pemerintah dan DPR dapat mempercepat proses perbaikan
UU Cipta Kerja tersebut, jika memungkinkan pertengahan tahun 2022 dapat selesai akan lebih
baik, tidak perlu menunggu sampai dua tahun
positive - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan
Otonomi Daerah) Teman-teman serikat pekerja agar dapat memanfaat ruang ini, melakukan
evaluasi dan kajian serta dialog dan komunikasi yang persuasif dengan pemerintah dan DPR
sehingga berbagai aspirasi dan harapan dalam perbaikan UU Cipta Kerja ini dapat di akomodir
tentu dengan mengedepankan kepentingan bersama antara pekerja dan pelaku usaha, tidak
selalu hanya mengedepankan kepentingan pekerja, mengesampingkan kemampuan pelaku
usaha dan kondisi ekonomi
neutral - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan
Otonomi Daerah) Semua aturan turunan tersebut di atas merupakan kepentingan dunia usaha,
dan tetap berlaku dengan demikian iklim usaha dan investasi tetap kondusif. Hanya memang
aturan turunan yang masih dalam proses tidak dapat lagi diterbitkan sesuai dengan amar
putusan MK yang menyatakan bahwa tidak dibenarkan menerbitkan peraturan pelaksana baru
yang berkaitan dengan UU Cipta Kerja
Ringkasan
Pengusaha meminta pemerintah mempercepat perbaikan Undang-undang Cipta Kerja.
Mahkamah Konstitusi (MK) sendiri memerintahkan DPR dan pemerintah memperbaiki UU Cipta
Kerja paling lama 2 tahun ke depan. Pengusaha meminta perbaikan yang dilakukan tak sampai
selama itu.
"Harapan kami agar Pemerintah dan DPR dapat mempercepat proses perbaikan UU Cipta Kerja
tersebut, jika memungkinkan pertengahan tahun 2022 dapat selesai akan lebih baik, tidak perlu
549

