Page 546 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 546
"Lakukan pembahasan ulang dengan mengacu kepada UU Nomor 13 tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan. Tetapkan dan berlakukan Upah Minimum Sektoral Kabupaten atau Kota
(UMSK) di Jatim tahun 2022. Revisi Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/783/KPTS/013/2021
tentang Upah Minimum Provinsi Jatim tahun 2022 dan lakukan pembahasan ulang UMK 2022
tanpa menggunakan PP Nomor 36 tahun 2021," ujarnya.
Dalam aksinya nanti, Jazuli menyatakan bila para buruh tetap mendesak Pemprov Jatim agar tak
memanipulasi serta membodohi buruh Jatim ihwal Putusan MK. Meski, dalam amar putusan MK
nomor (4) halaman 416 telah menyatakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta
Kerja masih tetap berlaku sampai dilakukan perbaikan lagi.
Menurutnya, diberlakukannya UU Nomor 11 tahun 2020 untuk kebijakan-kebijakan yang tidak
strategis dan tidak berdampak luas masih berlangsung. "Dalam hal penetapan upah minimum di
Jatim, amar putusan MK Nomor 4 tidak dapat diterapkan," tuturnya.
Terkait aksi itu sendiri, Jazuli menuturkan, akan didominasi para buruh dari Ring 1 Jatim, di
antaranya: - Surabaya, - Sidoarjo, - Gresik, - Mojokerto, - Pasuruan.
Seperti aksi sebelumnya, para buruh bergerak dari wilayahnya masing-masing. Lalu, bertemu di
titik kumpul, tepatnya di kawasan Bundaran Waru, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya sekitar
pukul 12.00 WIB ini. Selanjutnya, buruh bergerak bersama menuju Gedung Negara Grahadi.
Khusus massa aksi dari Sidoarjo, ada pengecualian. Sedari pukul 09.00 WIB, pihaknya bakal
mengawal jalannya rapat Dewan Pengupahan Provinsi Jatim yang dilakukan dalam Kantor Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim.
Lalu, untuk puncak aksi penolakan upah murah, seyogyanya dilakukan Senin ini. Tapi, serikat
buruh melakukan penundaan dan akan direncanakan hendak berlangsung pada Selasa
(30/11/2021) besok.
"Penundaan puncak aksi dikarenakan saat ini pembahasan UMK tahun 2022 di Jatim masih
digodok Dewan Pengupahan Provinsi Jatim. Jika hari ini 25.000 buruh (yang melakukan aksi),
besok sebanyak 50.000 orang," tutupnya.
545

