Page 116 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 116
Judul Anak Buah Anies Bantah Anggapan Bima Arya
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Jam Kerja New Normal Di Jabodetabek
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/325905-anak-buah-anies-
bantah-anggapan-bima-arya
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-06 22:04:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Andri Yansyah (KEPALA Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta)
Memang pada dasarnya rata-rata kalau masalah pembatasan Insya Allah perusahaan sudah
membatasi. Hanya beberapa perusahaan saja yang mempekerjakan 45%:55%
positive - Andri Yansyah (KEPALA Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta)
Jadi kalau lihat tingkat kepatuhannya, alhamdulillah. Tapi masih ada kajian mendalam, ini yang
mendorong masyarakat tidak melakukan sif satu dan dua
neutral - Andri Yansyah (KEPALA Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta)
Semuanya memang harus duduk bareng instansi terkait yaitu Kemenhub, Kemenperin,
Kemendag, BUMN, PAN RB. Karena memang yang masuk Jakarta kan enggak hanya
perkantoran swasta. Nah itu dia makanya kita belum bisa men-declare itu perkantoran
negative - Arya Sugiarto (Wali Kota Bogor Bima) Antrean penumpang yang menumpuk, tidak
bisa dibiarkan terus-menerus seperti ini, tapi harus dicari solusi bersama
positive - Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) Solusinya, dilakukan pembagian jam kerja dalam
dua sif pada kantor-kantor di Jakarta
Ringkasan
KEPALA Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengklaim
perusahaan di DKI Jakarta telah menerapkan sif kerja dengan jarak tiga jam.
Mayoritas juga masih menerapkan 50% bekerja dari rumah dan 50% bekerja dari kantor.
Sebagian kecil perusahaan yang belum menerapkan jarak jam kerja dan 50% dari rumah
maupun kantor.
ANAK BUAH ANIES BANTAH ANGGAPAN BIMA ARYA
KEPALA Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengklaim
perusahaan di DKI Jakarta telah menerapkan sif kerja dengan jarak tiga jam. Mayoritas juga
masih menerapkan 50% bekerja dari rumah dan 50% bekerja dari kantor. Sebagian kecil
perusahaan yang belum menerapkan jarak jam kerja dan 50% dari rumah maupun kantor.
115

