Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 OKTOBER 2019
P. 35
Title DPRD JABAR FOKUS TANGANI TIGA MASALAH TENAGA KERJA DI JABAR
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 10 Oktober 2019
https://jabar.tribunnews.com/2019/10/10/dprd-jabar-fokus-tangani-tiga- masalah-
Page/URL
tenaga-kerja-di-jabar
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam TRIBUNJABAR.ID,
BANDUNG - Masalah industri dan tenaga kerja di Jawa Barat akan menjadi salah
satu fokus utama yang segera ditangani Asep Syamsudin , Anggota DPRD Provinsi
Jawa Barat periode 2019-2024.
Fakta mengenai 188 industri garmen dan tekstil yang gulung tikar dan berimbas
PHK di Jabar dalam setahun ini dinilai harus segera ditindaklanjuti.
Anggota dewan kelahiran Bandung, 19 September 1970 ini, mengatakan di Jawa
Barat, khususnya di Kabupaten Bandung, ada tiga masalah terkait dengan masalah
industri dan tenaga kerja .
Jika tidak segera ditangani, angka 188 industri yang gulung tikar atau relokasi ini
akan bertambah.
Pertama, katanya, kegiatan industri ini bersinggungan dengan program Citarum
Harum.
Jika mereka tidak bisa beradaptasi dengan program tersebut, kurang koordinasi
dengan berbagai pihak, dapat menyebabkan angka penutupan atau relokasi industri
jadi lebih besar.
"Bagi pabrik-pabrik yang sedikit nakal, tidak mengindahkan lingkungan hidup, ini
kena dampak dari teman-teman yang bergelut di proyek Citarum Harum. Pabrik-
pabrik yang tidak menyesuaikan diri dengan program ini atau abai terhadap kaidah
pelestarian lingkungan, pasti gulung tikar," kata Asep yang merupakan warga
Kampung Buahpiit, Desa Warjabakti, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, ini
melalui ponsel, Kamis (10/10/2019).
Pemerintah pun, katanya, harus menyediakan solusi bagi pabrik-pabrik tersebut, di
antaranya dengan membuat instalasi pengelolaan air limbah atau IPAL Komunal.
Sehingga IPAL dapat dipakai bersama mengolah limbah dan sungai pun bebas
pencemaran.
Page 34 of 87.

