Page 39 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 OKTOBER 2019
P. 39

Title         NESTAPA SUHAENI, BURUH MIGRAN ASAL KARAWANG TAK DIGAJI DAN TAK BISA PULANG
                Media Name    liputan6.com
                Pub. Date     10 Oktober 2019
                              https://www.liputan6.com/regional/read/4082868/nestapa-suhaeni-buruh-m igran-asal-
                Page/URL
                              karawang-tak-digaji-dan-tak-bisa-pulang
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative










               Suhaeni (34), buruh migran asal Dusun Cipendeuy RT 20/07, Desa Ciptamarga,
               Kecamatan Jayakerta, Karawang, tidak bisa pulang ke kampung halamannya setelah
               12 tahun bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia di Damam, Uni Emirat Arab.

               Muhid, orangtua Suhaeni berharap, ada pihak yang bisa membantu kepulangan
               anaknya tersebut.

               "Sudah 12 tahun kerja sebagai TKI , sebagai pembantu rumah tangga di majikan di
               wilayah Dammam," kata Muhid kepada Liputan6.com, Kamis (10/10/2019).

               Muhid menceritakan, anaknya bekerja di Uni Emirat Arab dengan harapan bisa
               membantu perekonomian keluarga dan orangtua yang penghasilannya tak seberapa
               sebagai buruh serabutan.

               Namun nasib berkata lain, jangankan membahagiakan orangtua, buruh migran itu
               malah mendapat kesengsaraan di negeri orang. Bahkan dalam 7 tahun terakhir
               Suhaeni tidak lagi mendapat upah yang menjadi haknya.

               "Awalnya selama 5 tahun ada kiriman walupun kecil bisa buat makan, namun sejak
               7 tahun terkahir tidak pernah kirim lagi, " katanya.

               Selain itu, selama bekerja di majikannya tersebut, Suhaeni juga menyampaikan jika
               ia kerap mengalami kelaparan, lantaran tidak mendapat jatah makan.

               "Anak saya sering mengeluh gaji tidak dibayar, makan serba kekurangan dan sering
               kelaparan," kata Muhid.


               Sebagai orangtua, Muhid hanya berharap, anaknya bisa segera pulang ke kampung
               halaman. Untuk itu ia meminta pemerintah turun tangan.


               "Saya berharap pemerintah memulangkan anak saya," katanya berharap.











                                                       Page 38 of 87.
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44