Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 JULI 2020
P. 150

menggunakan  instrumen  hukum  yang  jelas.  Bahkan  pemerintah  juga  tidak  memberikan
              informasi  kepada  masyarakat  mengenai  adanya  kesempatan  untuk  menjadi  mitra  dalam
              program Kartu Prakerja. Terbatasnya informasi menggambarkan kesan bahwa pemerintah ingin
              menjauhkan informasi ini dari masyarakat.

              Menurut Wana, LKPP sudah menjelaskan ketentuan pengadaan barang/jasa pemerintah dalam
              penyaluran  bantuan  program  Kartu  Prakerja  bahwa  pemilihan  Platform  Digital  dapat
              mengadopsi  tujuan,  prinsip,  dan  etika  pengadaan  dengan  memberikan  kesempatan  kepada
              semua pihak yang memenuhi syarat untuk berperan serta dalam Program Prakerja.

              Hal ini merujuk Pasal 6 PerPres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Maka dari
              itu  patut  diduga  bahwa  pemilihan  Platform  Digital  merupakan  bentuk  pelanggaran
              maladministrasi karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa yakni transparan,
              terbuka, dan akuntabel.

              Kelima, potensi konflik kepentingan platform digital. Berdasarkan hasil kajian ICW ditemukan
              adanya peran ganda yang dilakukan oleh platform digital merangkap sebagai lembaga pelatihan.
              Dari 850 pelatihan yang ICW identifikasi, sebanyak 137 pelatihan diantaranya merupakan milik
              lembaga pelatihan yang juga merangkap sebagai platform digital.

              Kajian KPK pun memperlihatkan hal serupa bahwa terdapat konflik kepentingan yang timbul
              karena dari delapan Platform Digital yang menjadi mitra, lima diantaranya bertindak sekaligus
              sebagai  lembaga  pelatihan.  Dari  1.895  pelatihan  yang  tersedia,  250  pelatihan  diantaranya
              merupakan milik lembaga pelatihan yang memiliki konflik kepentingan dengan platform digital.

              Keenam, pemilihan platform digital tidak menggunakan mekanisme lelang pengadaan barang
              dan Jasa, sebagaimana diatur dalam Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.
              Pemerintah berdalih penunjukan langsung delapan platform digital diperbolehkan karena ada
              keterbatasan waktu dan uji coba program. Alasan lain bahwa program ini menggunakan skema
              Anggaran Bendahara Umum Negara sesuai dengan PerMenKe 208/2017.

              Sementara,  berdasarkan  Pasal  1  PerPres  a  quo  menjelaskan  bahwa  pengadaan  merupakan
              kegiatan pengadaan barang dan jasa yang menggunakan  APBN/APBD mulai dari identifikasi
              kebutuhan hingga serah terima hasil pekerjaan. Sehingga mekanisme pemilihan platform digital
              sudah seharusnya menggunakan skema yang diatur dalam Perpres. Akibat tidak ada mekanisme
              lelang, proses penentuan mitra platform digital berpotensi maladministrasi.

              Maka dari itu, ICW menuntut  Ombudsman RI  melakukan pemeriksaan terhadap adanya dugaan
              mamemeriksa dugaan maladministrasi program kartu prakerja..
























                                                           149
   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155