Page 26 - Bilangan Fu by Ayu Utami
P. 26
Sebul
aKu mengenal salah satu lubang tebing yang menyiulkan
angin. Kunamai dia Sebul. Suaranya magis dan syahdu, seperti
fu, alat musik tiup orang Asmat. Ia adalah yang paling ber
karakter di antara lolongan angin dari lubanglubang lain pada
dinding cadas. Mereka adalah liangliang udara, terbentuk oleh
pusaran angin selama juta tahun. Berabadabad pasukan angin
menderu dan dalam ziarahnya mereka menembus gunung
batu, menaburkan benih dari sebuah zaman yang jauh. Semai
itu menjelma kawanan ruh anjinganjing tebing. Setiap kali
mereka bernyanyi bersahutsahutan, imanku diteguhkan bah
wa ruhruh anjing hutan dari masa purba itu masih semayam di
dalam gunung, untuk melantunkan lagu dari kehidupan silam.
Sebul, yang melolong paling berwibawa, adalah makhluk cantik
bertubuh manusia dengan kepala dan kaki serigala.
Kami menyebut tebing ini Batu Bernyanyi, yang kami ba
yangkan dari Kisah Winnetou. Gunung batu yang menampak
kan wajah raksasa terlampau purba. Ia berpunuk dan berman
telkan belukar bagai sisa surai singa jantan tua. Sisi mukanya