Page 11 - BULETIN 1171
P. 11

potensi alam, agar perekonomian
               daerah dapat ditingkatkan. Untuk    Komisi V Dukung Pembangunan
               meningkatkan potensi tersebut salah
               satu upaya yang harus di lakukan          Jembatan Batam-Bintan
               ialah dengan memperbaiki dan
               meningkatkan kualitas infrastruktur. 
                 “Pembangunan infrastruktur di
               Provinsi Bengkulu perlu didukung
               penuh, agar dapat lebih berkembang
               secara ekonomi, terlebih lagi
               karena adanya dampak pandemi
               Covid-19. Infrastruktur yang berkualitas
               akan mendorong mobilitas barang dan
               jasa menjadi lebih efisien, sehingga
               pendapatan masyarakat akan semakin
               meningkat,” ucap politisi PPP itu.
                 Di tempat yang sama, Gubernur
               Bengkulu Rohidin Mersyah
               mengatakan infrastruktur ini akan
               menjadi penguat realisasi Proyek
               Strategis Nasional (PSN) di Provinsi
               Bengkulu. Sehingga bisa terus
               berlanjut dan selesai tepat waktu, yaitu
               di tahun 2022. 
                 Ia juga berharap, pengerjaan
               proyek di Pulau Enggano di Kabupaten   Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae bertukar cenderamata usai pertemuan dengan Gubernur Kepulauan
               Bengkulu Utara yang merupakan    Riau (Kepri) Ansar Ahmad beserta jajaran Pemprov Kepri. Foto: Oji/nvl
               kawasan pulau terluar Indonesia
               bisa berjalan maksimal pada tahun
               2022. “Terkait infrastruktur kita semua       akil Ketua Komisi   prasarana infrastruktur KemenPUPR
               mengetahui, karena inilah yang akan           V DPR RI Ridwan   di Kepri dan berkaitan dengan usulan
               menjadi kunci penggerak majunya               Bae mendorong     rencana pembangunan jembatan yang
               Provinsi Bengkulu,” pungkas Rohidin   W semua pihak             akan menghubungkan Pulau Batam dan
               kepada Komisi V DPR RI.   afr/es  agar mendukung secara maksimal   Bintan,” ungkap Ridwan. 
                                                pembangunan jembatan Batam-      Politisi Partai Golkar ini mendorong
                                                Bintan agar dapat berjalan dan   upaya percepatan pembangunan
                                                terselesaikan sesuai dengan    ini secara tegas, sehingga dalam
                                                perencanaan. Ia menambahkan,   3-5 tahun yang akan datang
                                                pembangunan sarana prasarana   jembatan terselesaikan. Ia berharap
                                                infrastruktur di Provinsi Kepulauan   pembangunan jembatan sudah bisa
                                                Riau akan mempercepat bergeraknya   dimulai pada awal 2022 dengan masa
                                                sektor ekonomi dan sektor lainnya.   pembiayaan paling lama lima tahun
                                                Sehingga berdampak terhadap    dengan konstruksi yang bisa dilewati. 
                                                peningkatan taraf hidup dan      Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar
                                                kesejahteraan masyarakat.      Ahmad menyambut baik dukungan
                                                   Hal tersebut diungkapkan Ridwan   dari Komisi V DPR agar pembangunan
                                                usai pertemuan dengan Gubernur   Jembatan Batam-Bintan bisa dipercepat.
               Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie
               bertukar cenderamata dengan Bupati Sampang   Kepri Ansar Ahmad dan jajarannya,   Ia mengatakan jembatan itu sudah
               Slamet Junaidi. Foto: Dep/nvl    para Kepala OPD, para Bupati serta   direncanakan sejak 2010. Bahkan sudah
                                                dihadiri pula Mitra kerja Komisi V DPR   masuk dalam buku hijau Bappenas.
               pelaksanaan program Pemulihan    RI di Batam, Kepri, Senin (4/10).  Namun, seiring dengan pergantian
               Ekonomi Nasional (PEN) dan          “Kunjungan Kerja Komisi V DPR kali   kepemimpinan, maka rancangan itu
               Program Padat Karya.   dep/es    ini dalam rangka peninjauan sarana   sempat tenggelam.   oji/es



                                                                                 Nomor 1171/II/X/2021  •  Oktober 2021  11
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16