Page 16 - BULETIN 1171
P. 16

BULETIN            Parlementaria


                 Komisi IX Minta Pemerintah
      OMISI IX - DPR RI  Evaluasi Penyaluran BSU












                    RI Felly Estelita
                    Runtuwene mendorong
      K             etua Komisi IX DPR
            K Kementerian
            Ketenagakerjaan untuk melakukan
            evaluasi program penyaluran Bantuan
            Subsidi Upah (BSU) yang berlangsung
            hingga kini. Menurutnya, masih banyak
            persoalan terkait proses penyaluran
            dan sinkronisasi data yang masih
            menjadi masalah krusial. 
               Felly mengungkapkan hal tersebut
            usai menghadiri pertemuan Tim
            Kunspek Komisi IX DPR RI dengan   Foto Bersama Tim Kunspek Komisi IX DPR RI dengan Wakil Gubernur Bali. Foto: Nadia/nvl
            Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka
            Artha Ardana Sukawati beserta Asosiasi   itu yaitu dari BP Jamsostek atau BPJS   kementerian lembaga agar dapat
            Pekerja Indonesia di Denpasar, Bali,   Ketenagakerjaan. Jadi (evaluasi) itu yang   mengevaluasi hal tersebut. “Ini
            Kamis (30/9). Felly menegaskan,   kami minta, karena memang banyak   (bantuan) yang double-double, jadi
            pihaknya mendorong pemerintah untuk   yang komplain,” tuturnya.   mungkin ini juga (perlu) menjadi
            mengevaluasi, bahkan sejak penyaluran   Felly juga menyoroti data penerima   perhatian bagi lintas kelembagaan
            BSU yang pertama.               bantuan yang menurutnya tidak   ya, agar sinkronisasi data ini perlu
               “Kalau bisa ini untuk penerima   sinkron dan terjadi penerimaan yang   sangat-sangat dibutuhkan supaya ada
            BSU itu kan ada Permen (Peraturan   kerap ganda dari program bantuan   pemerataan penerima bantuan dari
            Menteri) ya, itu kan cuma sampai di   lainnya. Sehingga, dirinya meminta   pemerintah,” tandas legislastor dapil
            Juni (2021), sementara kita melihat   perhatian dari seluruh sektor lintas   Sulawesi Utara itu.   ndy/sf
            dengan pandemi Covid-19 ini ada di
            sekitar Februari. (Sehingga) ada ratusan
            perusahaan yang bangkrut, ini juga   Ashabul Kahfi Minta Pemerintah
            ketika mereka (dapat) tidak membayar
            iuran karyawannya. Karyawan yang        Adil dalam Penyaluran BSU
            kena dampak ini yang kita maksud agar
            dievaluasi. (Perusahaan) jangan seperti
            itu karena karyawannya. Justru mereka
            yang perlu kita bantu,” kata Felly.        nggota Komisi IX DPR RI   Nomor 14 Tahun 2020 yang salah satu
               Politisi Partai NasDem itu              Ashabul Kahfi meminta   poinnya menyebutkan, hanya wilayah
            menambahkan, terkait data hingga           pemerintah adil dalam   pada PPKM level 3 dan 4 saja yang
            proses dikucurkannya BSU melalui Bank  A memberikan Bantuan      berhak menerima BSU. 
            Himpunan Bank Negara (Himbara) harus   Subsidi Upah (BSU) kepada seluruh   “Peraturan itu sesungguhnya
            dipermudah, baik secara administrasi   pekerja yang terdampak pandemi   sangat diskriminatif. Apa yang menjadi
            maupun tahapan lainnya, agar tidak   Covid-19. Ia menyesalkan para   pertimbangan pemerintah sehingga
            ada hambatan lagi ke depannya. “Jadi,   pekerja di Sulawesi Selatan yang   membuat perbedaan untuk wilayah
            seperti ini yang kita maksud, agar   tidak memperoleh BSU lantaran   PPKM 1, 2, 3 dan 4? Padahal tidak ada
            ada evaluasi baik dari Kementerian   perubahan Permenaker Nomor   jaminan bahwa di wilayah level 1 dan
            Ketenagakerjaan sendiri, kemudian   16 Tahun 2021 atas Permenaker   2 tidak lebih parah dari level 4 dari
            juga evaluasi dari yang pemberi data


            16   Nomor 1171/II/X/2021  •  Oktober 2021
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21