Page 19 - BULETIN 1171
P. 19

masyarakat Papua.                   Komisi X Serap Masukan RUU SKN
                 Sebelum pandemi melanda
               seluruh wilayah di Indonesia, Komisi    dari Sivitas Akademika UPI
               X DPR RI pernah membentuk Panja
               Persiapan PON XX di Papua. Panja
               Persiapan PON Papua menyampaikan
               11 rekomendasi terkait beberapa sukses
               yang harus diraih, terutama sukses
               penyelenggaraan dan sukses prestasi.
                  Selain sukses penyelenggaraan
               dan prestasi, PON XX juga wajib
               menargetkan sukses administrasi tanpa
               meninggalkan masalah hukum, sukses
               ekonomi bagi masyarakat setempat
               dengan memanfaatkan momen PON
               XX sebagai pembangkit peningkatan
               ekonomi masyarakat, sukses
               memasyarakatkan olahraga terutama
               dalam mencegah kembali meluasnya
               pandemi Covid-19. 
                 Selanjutnya adalah sukses pasca-
               event, yaitu dengan pengelolaan
               venue-venue pertandingan pasca
               penyelenggaraan PON XX 2020,
               sehingga infrastruktur olahraga yang
               telah terbangun tidak terbengkalai dan   Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda bertukar cenderamata usai memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi X DPR
               dapat bermanfaat secara maksimal   RI dengan sivitas akademika UPI. Foto: Tari/nvl
               bagi kemajuan olahraga di daerah.
               Situasi keamanan di Provinsi Papua        etua Komisi X DPR RI   sivitas akademika UPI di Bandung, Jawa
               juga menjadi isu utama menjelang PON      Syaiful Huda memimpin   Barat, Jumat (1/10). 
               XX Papua 2021. Tetapi Komisi X DPR        Tim Kunjungan Kerja     Huda mengatakan, revisi UU SKN ini
               RI percaya, bahwa aparat keamanan,  K Spesifik Komisi X DPR RI   juga mencakup tentang kesejahteraan
               baik Polda Papua maupun Kodam     ke Universitas Pendidikan Indonesia   atlet, tenaga pengajar atlet, dan mantan
               XVII/Cendrawasih mampu menjamin   (UPI) Bandung dalam rangka untuk   atlet mulai dari pengabdian sampai
               keamanan dan ketertiban.   eko/sf  memperkaya masukan dan data   purna pengabdian. “Dalam draf (RUU
                                                 lebih banyak dari kalangan akademis   SKN) kita sudah pastikan bahwa terkait
                                                 bidang olahraga, demi tercapainya   dengan jaminan kesejahteraan itu
                 “Kita telah mendapat reasoning   penyusunan revisi Undang-Undang   mulai dari sejak sebelum dan purna
               dari akademisi untuk menggabungkan   Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem   pengabdian itu sudah kita masukan
               kedua lembaga tersebut. Karena    Keolahragaan Nasional (UU SKN)   nanti dalam rencana undang-undang
               sampai hari ini penyatuan kedua   yang lebih komprehensif.      revisi ini,” jelas politisi Partai Kebangkitan
               lembaga tersebut belum menemukan    “(Kunjungan ini) untuk minta   Bangsa (PKB) tersebut.
               titik temu. Kemudian, ada lembaga   masukan dari para guru besar di sini,   Ia berharap dengan adanya
               National Paralympic Committee     yang kebetulan UPI ini banyak guru   revisi UU SKN dapat menjangkau
               (NPC) Indonesia yang juga menaungi   besar yang konsennya di bidang   kebutuhan para atlet di masa depan.
               keolahragaan disabilitas yang perlu   olahraga. Banyak hal yang kita   “Kita berharap revisi UU SKN ini
               diberikan kejelasan juga dalam UU   dapat dalam rangka revisi substansi   bisa menjangkau masa depan kita
               SKN ini,” tandas Fikri.           Undang-Undang Sistem Olahraga   melampaui beyond hari ini dan
                 Fikri menjelaskan, Komisi X telah   Nasional kita. Bahkan nanti kita   menjangkau masa depan. Kelihatannya
               mengajukan usulan 2 persen dari   akan minta beliau-beliau untuk bisa   akan bisa karena banyak masukan
               besaran APBN untuk olahraga, namun,   mendampingi kita dalam rangka revisi   yang sudah ditampung oleh Komisi X
               hal ini belum mendapat kesepakatan   ini sampai nanti menjadi draf final,”   dan nanti tinggal kita rumuskan menjadi
               dengan pihak pemerintah.   jk/es  kata Huda usai memimpin pertemuan   bunyi-bunyi dalam pasal-pasal,” tutup
                                                 Tim Kunspek Komisi X DPR RI dengan   legislator dapil Jawa Barat VII ini.    mri/sf


                                                                                 Nomor 1171/II/X/2021  •  Oktober 2021  19
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24