Page 14 - BULETIN 1171
P. 14

BULETIN            Parlementaria


                      Kasus Covid-19 Menurun,
      I
       R
      R
      P           Pembelajaran Tatap Muka
       D
       -
      I
      I
      I                Perlahan Dapat Dibuka
       V
      I
      S
      I
      M
      O
      K
                         akil Ketua Komisi
                         VIII DPR RI TB Ace
                         Hasan Syadzily
            W menilai penanganan
            dan pengendalian pandemi Covid-19
            di Indonesia semakin baik, yang
            ditandai dengan angka kasus positif
            yang perlahan sudah mulai menurun.
            Hal itu memungkinkan untuk sekolah
            melakukan Pembelajaran Tatap
            Muka (PTM), khususnya di sekolah
            madrasah, dengan catatan tetap
            mematuhi protokol kesehatan. 
               “Dunia pendidikan secara perlahan
            harus sudah dimulai dengan hadir fisik,
            proses pendidikan tatap muka harus
            dilakukan dengan perlahan. Untuk   Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB Ace Hasan Syadzily. Foto: Azka/nvl
            sekolah harus menyediakan fasilitas
            standart protokol kesehatan seperti   Di sisi lain, Ace mengapresiasi   tatap muka sudah memenuhi standar
            tempat cuci tangan, pendeteksi suhu   fasilitas MAN Bandung Barat,   protokol kesehatan. Legislator dapil
            tubuh, dan juga ruang isolasi untuk   karena sudah cukup mendukung   Jawa Barat II itu pun berharap ke depan
            siswa yang sakit,” ucap Ace usai   proses pembelajaran, dan didukung   lembaga pendidikan madrasah tidak
            pertemuan Tim Kunspek Komisi VIII   lingkungan yang bersih dan asri.   kalah hebat dengan sekolah-sekolah
            DPR RI dengan Kepala MAN Bandung   Menurutnya, proses pembelajaran   umum lainnya.   azk/sf
            Barat Saepuloh, dan perwakilan Kanwil
            Kementerian Agama Jawa Barat, di   Komisi VIII Akomodir Masukan Para
            Sekolah MAN Bandung Barat, Jawa
            Barat, Kamis (30/9).              Kyai Soal Revisi UU Pesantren
               Politisi Partai Golkar ini menyebut,
            dalam program PTM, harus saling
            bersinergi antara pihak sekolah,
            orang tua, dan Satgas Covid-19, agar       nggota Komisi VIII DPR RI   menyangkut masalah pendanaan
            bisa mengurangi risiko terpapar virus      Abdul Wachid meminta   penyelenggaraan pesantren. 
            Covid-19, sehingga madrasah tidak          Komisi VIII mengakomodir   “Saya mendapatkan masukan dari
            menjadi klaster baru penyebaran  A masukan dari para kyai,       sejumlah kyai dan Forkopimda yang
            Corona. “Kami meminta agar sinergi   pengurus, dan pengasuh Pondok   meminta dan menyampaikan pesan
            antara pihak sekolah dengan orang   Pesantren terkait revisi Undang-  kepada saya agar UU Pesantren ini
            tua dan satgas Covid-19 dijalankan   Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang   direvisi. Oleh karena itu Saya berharap
            dengan intens, agar setelah PTM di   Pesantren. Pasalnya menurut masukan   Komisi VIII mengakomodir permohonan
            laksanakan, tidak menjadi klaster   yang didapat, terungkap banyak   para kyai ini, karena tanggapan dari
            Covid-19 baru di dunia pembelajaran,’   pasal yang tumpang tindih terutama   kalangan Ponpes setelah membaca
            pesan Ace. 


            14   Nomor 1171/II/X/2021  •  Oktober 2021
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19