Page 19 - PRODUK BUKU MAHASISWA
P. 19

media  Gridhot.id  terjadinya  konflik  antar  suku  di  Papua  Nugini

                        dipicu dengan terjadinya kasus pemerkosaan, pencurian sengketa

                        batas wilayah, dan suku-suku, tetapi tidak dijelaskan suku-suku
                        apa  yang  terlibat  konflik.  Dengan  demikian,  pemberitaan  yang

                        diliput  oleh  media  Jambi-Independent.co.id,  memiliki  klaim
                        kebenaran  yang  lebih  akurat  dibandingkan  pemberitaan  media

                        Gridhot.id.  Hal  itu  karena,  pemberitaan  kasus  konflik  di  Papua

                        Nugini  yang  diliput  oleh  media  Jambi-Independent.co.id  informasi
                        yang ditampilan sangat jelas dan bisa dinikmati oleh khalayak.

                        4. Kosataka: Marjinalisasi

                               Kata  dipandang  bukan  sebagai  sesuatu  yang  netral,  tetapi
                        membawa  implikasi  ideologi  tertentu.  Disini,  pemakaian  kata,

                        kalimat,  susunan,  dan  bentuk  kalimat  tertentu,  proposisi  tidak
                        dipandang  semata  sebagai  persoalan  teknis  tata  bahasa  atau

                        linguistik,  tetapi  ekpresi  dari  ideologi.  Hal  ini  berarti,  ada  upaya

                        untuk      membentuk        pendapat       umum,       meneguhkan,         dan
                        membenarkan pihak sendiri dan mengucilkan pihak lain (Saribu,

                        2018).  Pemakaian  bahasa  dipandang  tidak  netral  karena

                        membawa implikasi ideologi. Teks memproduksi posisi pembacaan
                        untuk  khalayak,  dalam  arti  menyediakan  perspektif  bagaimana

                        suatu  teks  harus  dibaca  dan  dipahami  meskipun  pemaknaan

                        suatu  teks  melibatkan  hubungan  transaksional  dengan  pembaca
                        (Eriyanto, 2001:149).

                               Pada  level  pilihan  kata  dipertanyakan  bagaimana  peristiwa

                        dan  aktor  yang  terlibat  dalam  peristiwa  tersebut  dibahasakan.
                        Penamaan  itu  berhubungan  dengan  aktor  dan  peristiwa.  Pilihan

                        kosakata  yang  dipakai  ini  tidak  dipahami  semata-mata  sebagai

                        aspek  teknis  atau  berurusan  dengan  persoalan  tata  ejaan,  tetapi
                        ada  aspek  ideologi  di  dalamnya.  Bagaimana  aktor-aktor

                        dibahasakan  dan  bagaimana  peristiwa  digambarkan  dalam  teks







                        Scientific Inquiry untuk Materi Analisis Wacana Kritis                      14
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24