Page 20 - PRODUK BUKU MAHASISWA
P. 20
yang berpengaruh terhadap pemaknaan ketika diterima oleh
khalayak (pembaca) (Eriyanto, 2001:149-150).
Contohnya:
Peristiwa konflik di Papua Nugini yang diliput oleh media
Jambi-Independent.co.id dan media Gridhot.id memiliki beberapa
kosakata marjinalisasi di dalam pemberitaanya. Untuk lebih
jelasnya akan diuraikan dibawah ini,
a. Media Jambi-Independent.co.id
Kosakata marjinalisasi yang digunakan oleh media Jambi-
Independent dalam teks berita dapat dilihat pada kutipan dibawah
ini, sebagai berikut,
“Sedikitnya dua puluh empat orang tewas,
termasuk dua perempuan hamil, dalam bentrokan
antarsuku di Provinsi Hela, Papua Nugini, dalam
tiga hari belakangan ini.”
“Dalam salah satu serangan di Karida, para pihak
bertikai dilaporkan menggunakan parang untuk
membunuh enam perempuan dan delapan anak
dalam pertikaian yang berlangsung selama 30
menit.”
Berdasarkan 2 kutipan diatas, kosakata 24 orang tewas, 2
perempuan hamil, 6 perempuan, dan 8 anak-anak menunjukkan
adanya korban dalam peristiwa bentrokan antar suku tersebut.
Korban yang digambarkan cenderung perempuan, perempuan
hamil serta anak-anak dan tidak ada digambarkan bahwa
korbannya adalah laki-laki. Pemakaian kosakata seperti itu secara
tidak langsung menyudutkan perempuan, perempuan hamil, dan
anak-anak sebagai korban atas bentrokan antar suku tersebut.
Disini terlihat bahwa perempuan, perempuan hamil, dan anak-
anak dimarjinalisasikan dalam pemberitaan yang diliput oleh
media Jambi-Independent.
Scientific Inquiry untuk Materi Analisis Wacana Kritis 15