Page 43 - MODUL METODOLOGI PENELITIAN PEND 2021 _Neat
P. 43
(2) Sumber Informasi Kepustakaan
Sumber informasi kepustakaan ialah segala macam media cetak
yang terdapat dalam perpustakaan dan tempat-tempat lainnya.
Media cetak tersebut dapat berupa:
a. Buku yang diterbitkan
b. Berbagai jenis terbitan berkala seperti: majalah, bulletin, brosur-
brosur.
c. Surat kabar atau harian lainnya
d. Karangan ilmiah yang tak diterbitkan seperti: paper/makalah,
skripsi, tesis dan disertasi.
(3) Sumber Informasi Lapangan/Kancah
Sumber informasi lapangan atau kancah ialah segala sumber
informasi yang didapat/diperoleh dari luar “dokumenter dan
kepustakaan” yang ada di kancah/lapangan. Sumber informasi
lapangan dapat berupa:
a. sumber pribadi (person)
b. lembaga pendidikan formal dan non-formal
c. lembaga-lembaga sosial (adat, panti asuhan, dsb)
d. instansi pemerintah atau swasta
e. Teknik Merumuskan Hipotesis
(1) Pengertian Hipotesis
Hipotesis (hypothesis) berasal dari kata hypo dan thesis. Hypo
artinya di bawah, dan thesis berarti pernyataan yang telah diakui
kebenarannya. Jadi hipotesis ialah suatu pernyataan yang belum
sepenuhnya diakui kebenarannya. Kerlinger (2006) memberi
batasan hipotesis sebagai kesimpulan sementara atau preposisi
tentatif tentang hubungan dua variabel atau lebih. Kemudian Bailey
(dalam Agung, 2010) memberi batasan hipotesis merupakan
preposisi yang dinyatakan dalam bentuk yang dapat diuji dan
meramalkan suatu hubungan tertentu antara dua variabel. Pada
bagian lain Suryabrata (1983) menyatakan bahwa hipotesis
penelitian adalah jawaban sementara terhadap masalah penelitian
yang kebenarannya masih harus diuji secara empiris atau data di
lapangan. Jadi dapat disimpulkan bahwa hipotesis merupakan
kesimpulan sementara atau kesimpulan teoretis yang
kebenarannya harus dibuktikan dengan data empirik yang
dikumpulkan dari lapangan. Kesimpulan teoretis atau hipotesis ini
akan berubah menjadi tesis (kesimpulan empirik atau kesimpulan
final) setelah diuji secara empirik dengan data lapangan.
(2) Syarat-syarat Perumusan Hipotesis
Berikut di jelaskan mengenai syarat-syarat merumuskan hipotesis.
Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut.
a) Hipotesis hendaknya menyatakan pertautan antara dua variabel
atau lebih
b) Hipotesis dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan (deklaratif)
41

