Page 48 - MODUL METODOLOGI PENELITIAN PEND 2021 _Neat
P. 48
2. Uraian Materi
a. Pengertian Populasi, Sampel dan Teknik Sampling
Populasi adalah keseluruhan objek dalam suatu penelitian.
Menurut Sudjana, yang dimaksud populasi ialah totalitas semua nilai yang
mungkin, hasil menghitung maupun pengukuran, kuantitatif maupun
kualitatif daripada karakteristik tertentu mengenai sekumpulan objek yang
lengkap dan jelas (1975:5). Sedangkan sampel ialah sebagian dari
populasi yang diambil, yang dianggap mewakili seluruh populasi dan
diambil dengan menggunakan teknik tertentu. Teknik yang digunakan
mengambil sampel dari populasi disebut “teknik sampling” (Ali, 1985: 54).
Pengertian dasar teknik sampling (penarikan sampel) adalah bahwa
peneliti dapat memperoleh informasi yang mendalam, terinci, dan efesien
dari suatu objek penelitian yang dapat berupa kumpulan orang, binatang,
tumbuhan, atau benda atau suatu kejadian, atau satuan-satuan lainnya
yang sangat besar jumlahnya dari hanya sebagian kecil contoh atau
sampel yang dikumpulkan secara hati-hati dan teliti.
b. Manfaat Sampling
Menurut Cochran (1977:1-2), bahwa manfaat sampling antara lain
sebagai berikut.
1) Menghemat biaya, waktu dan tenaga penelitian. Penelitian dengan
menggunakan sampel lebih ekonomis.
Mempercepat waktu pelaksanaan penelitian. Dengan menggunakan
sampel peneliti tidak harus meneliti satu persatu populasi yang diteliti.
Namun demikian, kesimpulannya berlaku untuk seluruh populasi.
2) Memperluas ruang lingkup penelitian, karena dilakukan generalisasi
terhadap populasi.
3) Memperoleh hasil yang lebih akurat, karena jumlah data yang dianalisis
lebih kecil.
Menurut Puspowarsito (2008), agar sampel yang diperoleh dapat bermanfaat
sesuai yang diharapkan, maka pemilihan metode pengambilan sampel
hendaknya memperhatikan sifat-sifat berikut.
(1) Sampel dapat menghasilkan gambaran yang dapat dipercaya dari seluruh
populasi yang diteliti.
(2) Sampel dapat menentukan presisi dari hasil penelitian dengan j
(3) lan menentukan penyimpangan standar dari taksiran yang diperoleh.
Sampel bersifat sederhana sehingga mudah dilaksanakan
(4) Sampel dapat memberikan keterangan yang sebanyak mungkin dengan
biaya yang serendah mungkin.
(5) Sampel merupakan penghematan dalam soal waktu, tenaga, dan biaya,
tanpa harus mengurangi makna hasil penelitian.
c. Prosedur Pengambilan Sampel
Peneliti hendaknya menggunakan prosedur pengambilan sampel
yang sistematis agar diperoleh sampel yang representatif. Prosedur
pemilihan sampel memerlukan beberapa tahap yaitu (1) menentukan
46

