Page 50 - MODUL METODOLOGI PENELITIAN PEND 2021 _Neat
P. 50

sudah ratusan, cara undian bisa mengganggu konsep “acak” atau “random” itu
                  sendiri.

                  (1)  Simple Random Sampling atau Sampel Acak Sederhana
                         Penarikan  sampel  sederhana  adalah  suatu  skema  penarikan  sampel
                  dengan  sifat-sifatnya  bahwa  untuk  setiap  kemungkinan  subset  dari  sejumlah
                  elemen-elemen  n  yang  berbeda  dari  elemen-elemen  dalam  populasi  N
                  mempunyai kemungkinan yang sama untuk terpilih sebagai sampel. Teknik ini
                  dengan  cara  mencampur  subjek-subjek  di  dalam  populasi  sehingga  semua
                  subjek  dianggap  sama,  semua  subjek  mendapat  hak  yang  sama  untuk
                  memperoleh kesempatan dipilih menjadi anggota sampel. Teknik sampel random
                  dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu undian, ordinal, bilangan random.
                         Cara atau teknik ini dapat dilakukan jika analisis penelitiannya cenderung
                  deskriptif dan bersifat umum. Perbedaan karakter yang mungkin ada pada setiap
                  unsur atau elemen  populasi tidak merupakan  hal yang  penting bagi rencana
                  analisisnya. Misalnya, dalam populasi ada wanita dan pria, atau ada yang kaya
                  dan yang miskin, ada manajer dan bukan manajer, dan perbedaan-perbedaan
                  lainnya.  Selama perbedaan gender, status kemakmuran, dan kedudukan dalam
                  organisasi, serta perbedaan-perbedaan lain tersebut bukan merupakan sesuatu
                  hal  yang  penting  dan  mempunyai  pengaruh  yang  signifikan  terhadap  hasil
                  penelitian,  maka  peneliti  dapat  mengambil  sampel  secara  acak  sederhana.
                  Dengan  demikian  setiap  unsur  populasi  harus  mempunyai  kesempatan  sama
                  untuk bisa dipilih menjadi sampel. Prosedurnya pengambilan sampelnya adalah
                  sebagai berikut.
                     (1) Susun kerangka sampling (sampling frame).
                     (2)  Tetapkan jumlah sampel yang akan diambil.
                     (3)  Tentukan alat pemilihan sampel.
                     (4)  Pilih sampel sampai dengan jumlah terpenuhi.

                  (2)  Stratified Random Sampling atau Sampel Acak Berstrata
                         Penarikan  sampel  dengan  menggunakan  pelapisan-pelapisan/strata
                  dilakukan dengan memisah-misahkan unsur-unsur/elemen-elemen populasi ke
                  dalam  kelompok-kelompok  yang  tidak  tumpang  tindih  (overlap)  yang  disebut
                  strata.  Perlu  dicatat  bahwa  kata  “strata”  atau  “lapisan”  di  sini  bukan  berarti
                  “urutan/ranking”  misalnya  dari  urutan  teratas  ke  bawah,  tapi  dapat  juga
                  diterapkan untuk kategori yang memiliki sifat “mutually exclusive”, di mana setiap
                  kategori/grupnya hanya akan ada satu sampling unit.
                         Teknik  penarikan  sampel  acak  berstrata  tidak  hanya  terbatas  untuk
                  stratifikasi pada satu variabel saja, akan tetapi dapat juga dilakukan stratifikasi
                  untuk dua atau tiga variabel secara sekaligus.
                         Penggunaan sampel berstrata ini hendaknya peneliti sudah mengetahui
                  bahwa adanya tingkatan/strata/lapisan pada populasi. Misalnya:
                      1)  Strata kelas dan jurusan pada sekolah
                      2)  Strata pekerjaan pada masyarskat
                      3)  Strata jenis kelamin
                         Teknik ini digunakan karena unsur populasi berkarakteristik heterogen,
                  dan heterogenitas tersebut mempunyai arti yang signifikan pada pencapaian





                                                                                                     48
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55