Page 76 - MODUL METODOLOGI PENELITIAN PEND 2021 _Neat
P. 76

b) Analisis Statistik Inferensial
                          Metode  analisis  statistik  inferensial  ialah  suatu  cara  pengolahan  data
                           yang  dilakukan  dengan  jalan  menerapkan  rumus-rumus  statistik
                           inferensial  untuk  menguji  suatu  hipotesis  penelitian  yang  diajukan
                           peneliti,  dan  kesimpulan  ditarik  berdasarkan  hasil  pengujian  terhadap
                           hipotesis.  Pada  dasarnya,  statistik  inferensial  ini  meliputi  2  (dua)  uji,
                           yaitu: “Uji komparasi/perbedaan dan uji hubungan/korelasional”. (1) Uji
                           komparasi misalnya: uji “t” (t-test), analisis varian (Anova = analisys of
                           varians), analisis kovarian (Ancova = analisys of co-varians), Chi-Square
                            2
                           (ᵡ )  dan  lain-lain.  (2)  Uji  hubungan/korelasional  misalnya:  korelasi
                           product  moment  (rxy),  analisis  regresi  ganda  dua  predictor  (Ry.1,2),
                           korelasi parsial (r-par) dan lain-lain.

                  c.  Langkah-langkah Analisis/Pengolahan Data
                         Secara  umum  kegiatan  analisis  data  terdiri  atas  tiga  langkah  yang
                  meliputi: 1) persiapan, 2) tabulasi, 3) penerapan data sesuai dengan pendekatan
                  penelitian.
                     1.  Tahap persiapan meliputi:
                       a. Mengecek nama dan kelengkapan identitas responden.
                       b. Mengecek kelengkapan jumlah halaman instrumen penelitian
                       c.  Mengecek  isian/jawaban  responden,  apakah  ada  yang  kosong  atau
                        kabur dsb.
                       Ketiga kegiatan tersebut biasa juga disebut kegiatan mensortir instrumen
                        atau alat ukur.
                     2. Tahap Tabulasi Data meliputi:
                       a.  Memberi skor (skoring) terhadap butir-butir yang perlu diberi skor.
                       b. Memberi kode terhadap butir instrumen yang tak bisa diskor, seperti: jenis
                          kelamin, (kode 1 = laki, kode 2 = perempuan).
                       c.  Mengubah  jenis  data  (jika  perlu),  disesuaikan  atau  dimodifikasikan
                          dengan  teknik  analisis  yang  akan  digunakan,  misalnya:  data  ordinal
                          diubah menjadi data nominal. Data interval diubah menjadi data ordinal
                          atau nominal.
                       Catatan:  untuk  penelitian  yang  memakai  analisis  deskriptif  kualitatif,
                        kemungkinan besar kegiatan tahap 2 (tabulasi data) tidak ada.
                     3. Penerapan data sesuai dengan Pendekatan Penelitian
                       Maksudnya ialah pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan
                        rumus-rumus, aturan-aturan tertentu, kriteria atau standar tertentu, sesuai
                        dengan pendekatan atau rancangan penelitian.
                        Tujuan  pokok  dilaksanakannya  penelitian  adalah  untuk  menjawab
                  pertanyaan-pertanyaan penelitian. Untuk mencapai tujuan pokok tersebut antara
                  lain  harus  melalui  proses  pengolahan  dan  analisis  data.  Alur  kerjanya,  yang
                  dimulai  dari  pengumpulan  hingga  interpretasi  data  dapat  dilihat  pada  ilustrasi
                  pada Gambar 10.1.







                                                                                                     74
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81