Page 7 - E-MODUL_Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Tinggi
P. 7

BAB II
                                       KETERAMPILAN BERBAHASA LISAN


                  Sub Capaian Pembelajaran MK:
                      Setelah mempelajari topik ini mahasiswa mampu:
                       1)  Menguasai teori keterampilan berbahasa lisan
                       2)  Mempraktikkan berbagai strategi meningkatkan keterampilan berbahasa
                           lisan

                  Uraian Materi:
                      Keterampilan  berbahasa  lisan  merupakan  keterampilan  awal  yang  dimiliki
                      oleh  seseorang  yang  dipelajari  sebelum  mengeyam  pendidikan  atau  saat
                      masih  anak-anak.  Runtin  dan  Poerwati  (2018)  dalam  komunikasi  ini
                      keterampilan  mendengarkan/  menyimak  dan  berbicara  digunakan  secara
                      terpadu, dan diharapkan kedua keterampilan ini dapat berkembang secara
                      bersama – sama. Jadi yang termasuk ragam bahasa lisan adalah menyimak
                      dan  berbicara.  Hernawati,  Aprilia,  dan  Gunawan  (2020)  Keterampilan
                      berbahasa lisan merupakan keterampilan seseorang untuk mengungkapkan
                      “sesuatu”  dan  memahami  “sesuatu”  yang  diungkapkan  oleh  orang  lain
                      secara lisan.
                  2.1 Pengertian Menyimak
                      Menyimak merupakan salah satu jenis keterampilan berbahasa ragam lisan
                      yang  bersifat  reseptif.  Menyimak  tidak  sekadar  kegiatan  mendengarkan
                      tetapi juga memahaminya. Menyimak adalah suatu proses yang mencakup
                      kegiatan mendengarkan bunyi bahasa, mengidentifikasi, menginterpretasi,
                      menilai, dan mereaksi atas makna yang terkandung di dalamnya. Menyimak
                      adalah mendengarkan, memperhatikan, mengikuti, menurut, mengindahkan,
                      dan memperdulikan. Tujuan utama pembelajaran menyimak adalah melatih
                      siswa memahami bahasa lisan. Hal ini perlu disesuaikan dengan karakteristik
                      peserta  didik.  Secara  umum,  bahan  pembelajaran  menyimak  dapat
                      menggunakan  bahan  pembelajaran  membaca,  menulis,  kosakata,  karya
                      sastra, bahan yang pendidik susun sendiri atau di ambil dari media cetak.
                      Teknik penyajiannya dapat dibacakan langsung oleh pendidik atau melalui
                      alat perekam suara.

                  2.2 Strategi Meningkatkan Keterampilan Menyimak
                      Beberapa  strategi dalam  yang  dapat  dilaksanakan  oleh  guru  di SD untuk
                      meningkatkan keterampilan menyimak, antara lain sebagai berikut.
                        1. Simak – Ulang Ucap
                           Teknik  simak-ulang  ucap  digunakan  untuk  memperkenalkan  bunyi
                           bahasa dengan pengucapan atau lafal yang tepat dan jelas. Guru dapat
                           mengucapkan  atau  memutar  rekaman  bunyi  bahasa  tertentu  seperti
                           fonem, kata, kalimat, idiom, semboyan, kata-kata mutiara, dengan jelas
                           dan intonasi yang tepat.
                        2. Simak – Tulis (Dikte)
                           Guru mengucapkan bunyi bahasa tertentu seperti fonem, kata, kalimat,
                           idiom,  semboyan,  kata-kata  mutiara,  dengan  jelas  dan  intonasi  yang



                                                            2
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12