Page 21 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 21

(1) Egosentris. Anak belum bisa melihat dari perspektif orang lain.
                   (2) Adaptasi yang tidak disertai gambaran yang akurat. Anak-anak memahami
                      sesuatu  berdasarkan  warna  belum  berdasarkan  letak  dan  bentuk.  Ketika
                      gambar sebelah kiri dan sebelah kanan ditunjukkan kepada anak, mereka
                      akan menjawabnya sama sebab mereka hanya berfokus pada warna belum
                      pada letak dan bentuk.
                   (3) Reversibilitas  belum  terbentuk.  Anak  belum  mampu  untuk  meniadakan
                      suatu  tindakan  dengan  memikirkan  tindakan  tersebut  dalam  arah  yang
                      sebaliknya. Misalnya anak belum memahami jika listrik dipadamkan, maka
                      komputer  tidak  bisa  dinyalakan  sebab  tidak  ada  arus  listrik.  Pengertian
                      kekekalan  belum  lengkap.  Anak-anak  belum  memahami  bahwa  manusia
                      yang mati akan hidup kembali di alam akhirat.
                   (4) Klasifikasi  figuratif.  Anak-anak  mengklasifikasikan  sesuatu  berdasarkan
                      gambarnya,  mereka  mengatakan  sebuah  gambar  yang  telah  diputar
                      letaknya berbeda dengan gambar sebelumnya.
                   (5) Relasi  ordinal/serial.  Anak  masih  kesulitan  mengurutkan  suatu  seri.
                      Misalnya anak masih kesulitan mengurutkan gambar berseri tentang suatu
                      peristiwa
                   (6) Kausalitas. Banyak bertanya “mengapa?” Pertanyaan mengapa merupakan
                      pertanyaan yang paling banyak diajukan anak, sebab mereka sangat ingin
                      mengetahui alasan segala sesuatu yang mereka lihat dan mereka dengar.
                      Misalnya  jika  orang  tua  mengatakan  mereka  tidak  boleh  bermain  di  jalan
                      raya,  meraka  akan  spontan  bertanya:  “Mengapa  tidak  boleh  bermain  di
                      jalan raya.”

                  2.3.  Tahap Operasional Konkret (7-11 tahun)
                        Tahapan operasional konkret berlangsung kira-kira usia 7 hingga 11 tahun
                  merupakan  tahap  ketiga  dari  Piaget.  Anak-anak  pada  tahapan  ini  dapat
                  menunjukkan  operasi-operasi  konket  yang  merupakan  tindakan  mental  dua
                  arah  terhadap  objek-objek  riil  dan  konkret.  Pemberian  istilah  operasi  konkret
                  karena  sebagian  besar  anak  di  tahapan  ini  masih  terikat  dengan  konsep-
                  konsep  yang  dibatasi  oleh  persepsi  anak  (termasuk  konsep-konsep  dimana
                  anak mengalami beberapa pengalaman langsung. Sebagai contoh, anak pada
                  tahapan  operasional  konkret  dapat  melakanakan  operasi  sederhana,  seperti
                  mengurangi  satu  kelompok  objek  dari  yang  lainnya  ketika  semua  itu
                  terpampang  di  hadapannya  dan  bisa  direkayasa,  tetapi  ia  tidak  bisa
                  melaksanakan  operasi-operasi  murni  bersifat  lisan  tanpa  memanfaatkan
                  pengalaman  sebelumnya.  Masalah  tersebut  masih  terlalu  abstrak  bagi  anak.
                  Dengan demikian, meskipun struktur kognitif anak jauh lebih maju dibandingkan
                  yang ada pada tahapan sebelumnya, namun hal itu masih terlalu dini baginya
                  agar ia dapat terlepas dari batas-batas persepsinya.
                        Tugas  konservasi  mendemonstrasikan  kemampuan  anak  dalam
                  melakukan  operasi-operasi  konkret.  Misalnya  dalam  tes  kemampuan  berpikir
                  yang  melibatkan  konservasi  materi  (bahan).  Anak  telah  dapat  membedakan
                  bahwa  tanah  liat  yang  dibuat  gepeng  dari  bentuknya  semua  yang  bulat
                  merupakan  benda  yang  sama  dan  seiring  meningkatnya  usia  anak  ia  akan
                  memahami  bahwa  berat  dan  volume  benda  sama.  Untuk  mendapatkan
                  jawaban  yang  benar  tersebut  anak  harus  berimajinasi  gumpalan  tanah  liat




                                                           18
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26