Page 42 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 42
Untuk menjawab pertanyaan atau membuktikan benar tidaknya
hipotesis, peserta didik diberi kesempatan untuk mengumpulkan
berbagai informasi yang relevan. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah
dengan membaca literatur, mengamati objek yang dipelajari,
mewawancarai sumber, mencoba (uji coba) sendiri dan sebagainya.
d. Data Processing
Pada tahap ini semua informasi yang telah diperoleh dari bacaan,
wawancara, observasi, dan sebagainya, diolah dengan cara
diklasifikasikan, ditabulasikan, bahkan kalau perlu dihitung dengan cara
tertentu serta ditafsirkan dengan tingkat kepercayaan atau taraf
signifikansi yang telah ditentukan. Dalam tahap ini juga diambil
kesimpulan sementara.
e. Veriffication
Pada tahap ini difokuskan pada mengecekan ulang pada hasil olahan
dan tafsiran atau informasi yang ada untuk memastikan apakah hipotesis
yang diajukan telah terjawab atau belum. Pada tahap ini sekaligus
dilakukan uji hipotesis.
f. Generalization
Pada tahap akhir ini dilakukan penarikan kesimpulan yang dilanjutkan
dengan menyusun generalisasi hasil. Proposisi atau pernyataan ilmiah
disusun pada tahap terakhir ini.
2.4. Keunggulan Pendekatan Saintifik
Machin (2014) menggungkapkan bahwa pendekatan saintifik memiliki
beberapa keunggulan, diantaranya:
a. Meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi.
b. Melatih siswa dalam menyelesaikan permasalahan secara
sistematis.
c. Menjadikan proses pembelajaran sebagai kebutuhan bagi setiap
siswa.
d. Memperoleh hasil belajar yang tinggi.
e. Melatih siswa dalam mengkomunikasikan ide-ide khususnya dalam
karya ilmiah.
f. Mengembangkan karakter siswa.
3. Bahan Diskusi
Pada pendekatan saintifik terdapat lima langkah (5 M) yang harus dilakukan
siswa dalam kegiatan pembelajaran. Lakukan diskusi dengan teman
kelompok kalian apakah langkah dari 5 M tersebut dapat dilakukan secara
acak ataukah harus berurutan dari kegiatan mengamati, menanya,
mengeksplorasi, mengasisiasikan dan mengkomunikasikan.
39

