Page 39 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 39

berbentuk  data  yang  objektif  yang  kemudian  dianalisis  sesuatu  tingkat
                         perkembangan peserta didik.
                     b.  Menanya
                         Dalam  tahap  menanya,  kegiatan  yang  dilakukan  yaitu  mengajukan
                         pertanyaan  mengenai  informasi  untuk  mendapatkan  informasi  tentang
                         apa yang diamati.
                     c.  Mengeksplorasi
                         Kegiatan  ini  dilakukan  dengan  mencari  dan  mengumpulkan  informasi
                         dari berbagai sumber melalui berbagai cara.
                     d.  Mengasosiasikan
                         Istilah  menalar  (associating)  dalam  krangka  proses  pembelajaran
                         dengan  pendekatan  saintifik  yang  dianut  dalam  kurikulum  2013  untuk
                         menggambarkan bahwa guru dan peserta didik merupakan pelaku aktif.
                         Titik tekannya tentu dalam banyak hal dan situasi siswa harus lebih aktif
                         daripada guru.
                     e.  Mengkomunikasikan
                         Pada  tahap  ini,  diharapkan  siswa  dapat  mengkounikasikan  hasil
                         pekerjaan  yang  telah  disusun  baik  secara  bersama-sama  dalam
                         kelompok  atau  scara  individu  dari  hasil  kesimpulan  yang  telah  dibuat
                         bersama (Hosnan, 2014).

                  2.3.  Model Pembelajaran dalam Pendekatan Saintifik
                        Menurut  Musfiqon  &  Nurdyansyah  (2015)  model  pembelajaran  adalah
                  rencana konseptual yang berisi strategi, pendekatan, metode, teknik, dan taknik
                  pembelajaran yang rancang oleh pendidik. Dalam pendekatan saintifik terdapat
                  tiga model pembelajaran yang cocok diterapkan sebagai berikut.
                      1.  Pembelajaran Berbasis Proyek
                           Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) adalah model
                      pembelajaran  yang  menggunakan  proyek  atau  kegiatan  sebagai  media
                      pembelajaran.  Peserta  didik  melakukan  eksplorasi,  penilaian,  interpretasi,
                      sintesis, dan mencari informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil
                      belajar.  Pembelajaran  berbasis  proyek    yang  terdiri  proyek  yang
                      mengintegrasikan  ilmu  pengetahuan,  teknologi,  masyarakat,  sejarah,
                      matematika,  politik  dan  kesempatan  diskusi  produktif  untuk  siswa,
                      mendorong  penyelidikan  siswa  diarahkan  masalah  dunia  nyata,
                      memberikan  mereka  semangat  belajar  dan  pengajaran  menjadi  efektif
                      (Awab,  dkk,  2021).  Pembelajaran  berbasis  proyek  difokuskan  pada  hasil
                      dan  juga  proses  pembelajaran  (Lawe,  2018).  Adapun  langkah-langkah
                      pelaksanaan dalam model pembelajaran berbasis proyek sebagai beriku.
                      a. Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start With the Essential Question)
                         Proses  pembelajaran  dimulai  dengan  memberikan  pertanyaan  yang
                         esensial.  topik  pertanyaan  yang  diajukan  sesuai  dengan  realita
                         kehidupan nyata, selain itu pertanyaan yang diajukan juga harus dimulai
                         dengan investigasi yang mendalam.
                      b. Mendesain Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project)
                         Perencanaan  dilakukan  secara  kolaboratif  antara  pengajar  dan  peserta
                         didik. Dengan emikian peserta didik diharapkan akan merasa “memiliki”
                         atas proyek tersebut. Perencanaan berisi tentang aturan main, pemilihan




                                                           36
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44