Page 36 - E-Modul pembelajaran terpadu SDH_Neat
P. 36

Adaptasi  terhadap  lingkungan  dilakukan  melalui  proses  asimilasi,
                  akomodasi, dan ekuilibrasi. Khiyarusoleh (2016) menyatakan bahwa Asimilasi
                  (assimilation)  proses  penggabungan  informasi  baru  ke  dalam  pola-pola  yang
                  sudah  ada,  Akomodasi  (accomodation)  pembentukan  pola  baru  untuk
                  membentuk  informasi  dan  pemahaman  baru,  dan  Ekuilibrum  atau
                  keseimbangan  (equilibrum)  antara  pola  yang  digunakan  dengan  lingkungan
                  yang  direspons  sebagai  hasil  kecepatan  akomodasi,  atau  keadaan  mental
                  ketika semua informasi yang diperoleh dapat dijelaskan dengan polapola yang
                  ada. Saat kesetimbangan terjadi, siswa memiliki kesempatan untuk bertumbuh
                  dan  berkembang.  Guru  dapat  mengambil  keuntungan  dengan  menciptakan
                  ketidaksetimbangan sehingga menimbulkan rasa keingintahuan siswa.
                  3)  Landasan Yuridis
                      Dalam  pembelajaran  tematik  berkaitan  dengan  berbagai  kebijakan  atau
                  peraturan  yang  mendukung  pelaksanaan  pembelajaran  tematik  di  sekolah
                  dasar.  Landasan  yuridis  tersebut  adalah  UU  No.  23  Tahun  2002  tentang
                  Perlindungan Anak yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh
                  pendidikan  dan  pengajaran  dalam  rangka  pengembangan  pribadinya  dan
                  tingkat kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya (pasal 9). UU No. 20
                  Tahun  2003  tentang  Sistem  Pendidikan  Nasional  menyatakan  bahwa  setiap
                  peserta  didik  pada  setiap  satuan  pendidikan  berhak  mendapatkan  pelayanan
                  pendidikan  sesuai  dengan  bakat,  minat,  dan  kemampuannya. Dari  berbagai

                  landasan  yang  mendasari  pelaksanaan  pembelajaran  tematik  di  atas  maka
                  terlihat  bahwa  pembelajaran  tematik  akan  sangat  memberi  arti  dalam
                  pembelajaran bagi peserta belajar khususnya siswa SD di kelas rendah.
                  2.6.  Keuntungan Pembelajaran Tematik
                      Keuntungan  pembelajaran  tematik  menurut  Trianto  (2010:89-90)  dibagi
                  menjadi dua yaitu:
                  a)  Bagi guru
                     1.  Tersedia waktu lebih banyak untuk pembelajaran. Materi pelajaran tidak
                         dibatasi oleh jam pelajaran, melainkan dapat dilanjutkan sepanjang hari,
                         mencakup berbagai mata pelajaran.
                     2.  Hubungan  antar  mata  pelajaran  dan  topik  dapat  diajarkan  secara  logis
                         dan alami.
                     3.  Dapat  ditunjukkan  bahwa  belajar  merupakan  kegiatan  yang  kontinyu,
                         tidak  terbatas  pada  buku  paket,  jam  pelajaran,  atau  bahkan  empat
                         dinding  kelas.  Guru  dapat  membantu  siswa  memperluas  kesempatan
                         belajar ke berbgai aspek kehidupan.
                     4.  Guru  bebas  membantu  siswa  melihat  masalah,  situasi,  atau  topik  dari
                         berbagai sudut pandang.
                     5.  Pengembangan  masyarakat  belajar  terfasilitasi.  Penekanan  pada
                         kompetisi bias dikurangi dan diganti dengan kerja sama dan kolaborasi.
                  b)  Bagi peserta didik
                     1.  Bisa lebih memfokuskan diri pada proses belajar, daripada hasil belajar.
                     2.  Menghilangkan  batas  semu  antar  bagian-bagian  kurikulum  dan
                         menyediakan pendekatan proses belajar yang integratif.
                     3.  Menyediakan  kurikulum  yang  berpusat  pada  siswa  –  yang  dikaitkan
                         dengan  minat,  kebutuhan,  dan  kecerdasan;  mereka  didorong  untuk






                                                           33
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41