Page 105 - PowerPoint Presentation
P. 105

Peramalan  permintaan  telah  dilakukan,  maka  perusahaan  dapat  mengetahui
                        jumlah dan posisi formasi jabatan. Langkah-langkah peramalan persediaan, yaitu:

                        Pertama, pengelompokan berdasarkan gelar, fungsi dan tingkat tanggungjawab.
                        Pengelompokan  tersebut  harus  mencerminkan  posisi-posisi  antar  karyawan  yang

                        diharapkan kariernya. Sebagai contoh: Pada divisi SDM, pengelompokan didasarkan

                        pada  jabatan  asisten  manajer  SDM,  manajer  SDM  dan  Direktur  SDM.  Langkah
                        kedua, memperkirakan karyawan setiap divisi menempati posisi jabatannya selama

                        periode perencanaan, berapa banyak karyawan yang akan di mutasi jabatan dan

                        berapa banyak karyawan yang akan pensiun.
                         g.   Perkiraan Kebutuhan SDM Masa Mendatang.

                               Setelah peramalan permintaan dan persediaan dilakukan, maka perlu

                        dilakukan proses memperkirakan kebutuhan SDM untuk masa mendatang. Sebagai
                        contoh: Perusahaan memiliki 25 orang sekretaris dan berdasarkan peramalan

                        persediaan ada 5 (lima) jabatan sekretaris akan kosong pada akhir periode
                        perencanaan, sedangkan peramalan permintaan memprediksikan ada 3(tiga) jabatan

                        sekretaris akan dibutuhkan pada periode masa yang akan datang. Dengan

                        menggabungkan kedua peramalan tersebut, maka pimpinan perusahaan menjadi tahu
                        bahwa mereka harus mencari 8 (delapan) orang sekretaris baru yang terdiri dari 5

                        (lima) orang untuk mengisi atau menggantikan formasi jabatan yang kosong dan 3
                        (tiga) orang lagi dibutuhkan untuk tambahan sekretaris baru.

                         h.    Hasil Proses Perencanaan SDM.

                             Hasil proses  perencanaan  SDM  yang  telah  dilakukan  dapat  saja  terjadi  dua
                        kemungkinan, yaitu: Kelebihan jumlah karyawan dan kekurangan jumlah karyawan.




                         i.       Kelebihan Jumlah Karyawan.
                             Jika hal ini terjadi tidak perlu melakukan pengu-rangan karyawan secaradrastis

                        karena mengandung banyak resiko.Oleh karena itu dapat ditempuh melakukan
                        pensiunan dini, jam lembur yang dibatasi, pembagian kerja dibuat secara efektif dan

                        pengendalian peningkatan gaji.

                         j.       Kekurangan Jumlah Karyawan.
                        Jika hasilnya menunjukkan kekurangan karyawan, maka perlu dilakukan perekrutan

                        tenaga  kerja  baru.  Untuk  itu  perlu  dilakukan  terlebih  dahulu  analisis  jabatan  dan




                                                                                                       78
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110