Page 43 - PJBL Rahma Aulia
P. 43
meruopakan standar konektor yang umum digunakan dalam jaringan kabel Enthernet . Konektor
RJ45 terdiri dari delapan pin yang disusun dalam empat pasang , dan digunakan untuk mengirim
dan menerima data dalam jaringan komputer.
Kabel yang digunakan port RJ45 biasanya menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted
Pair) atau STP (Shielded Twisted Pair). Kabel ini terdiri dari beberapa pasang kawat tembaga
yang diisolasi dan dililit bersama - sama dalam kabel, membentuk pasangan kawat yang berputar.
Ini membantu mengurangi gangguan elektromagnetik dari luar yang dapat mempengaruhi
kualitas transmisi data.
Gambar 3. 2 Connector RJ45
B. Komponen - komponen atau Bagian - bagian RJ 45
• Golden Contact Pin (Pin Kontak Emas)
Ini adalah pin logam di dalam konektor RJ45 yang bersentuhan dengan konduktor kabel.
Pin - pin ini biasanya dilapisi emas (gold-plated) untuk meningkatkan konduktivitas listrik
dan mengurangi oksidasi atau korosi.
Ada dua jenis konfigurasi pin: two-prong (dua cabang) dan three-prong (tiga cabang). Versi
tiga cabang “menggigit” kawat dengan lebih baik, sehingga bisa digunakan dengan kabel
jenis padat (solid) dan stranded. Mekanisme koneksi yang dipakai adalah IDC (Insulation
Displacement Contac): bilah kontak menusuk isolasi kabel untuk mencapai konduktor di
dalam, tanpa harus mengupas isolasi terlebih dahulu.
• Strain Relief / Strain Latch
Strain relief atau (boots starin relief pada RJ45) adalah bagian plastic fleksibel yang dipasang
di belakang konektor. Fungsinya untuk melindungi sambungan antara kabel dan konektor
dari tarikanatau bengkok yang berlebihan agar kabel tidak rusak atau pin tidak terlepas.
Sering kali terdapat “strain latch” (kait atau pengait tegangan) yang membantu agar konektor
tetap kencang dan tidak longgar setelah dijepit/crimp. Dalam panduan pemilihan konektor
RJ45, true CABLE menyebut bahwa strain relief boots sangat direkomendasikan untuk
memeperkuat koneksi mekanis dan mengurangi resiko kerusakan saat kabel ditarik.
35

